Abstrak aceh tengah beberapa tahun belakangan ini banyak dari masyarakatnya yang membudidayakan dan mengolah tembakau sehingga lahirnya beberapa umkm tembakau. dalam hal ini ingin melihat kinerja dari pemerintah aceh tengah untuk pemberdayaan umkm tembakau. menurut mangkunegara kinerja merupakan hasil kerja baik secara kuantitas maupun kualitas yang diraih seseorang dalam melakukan tugas sesuai tanggung jawab yang dibebankan kepadanya, atau merupakan gabungan dari kemampuan, usaha, dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil kerjanya. metode penelitian yang digunakan kualitatif, dengan mengambil data melalui wawancara kepada para infroman yang sudah ditentukan. hasil dalam penelitian ini kinerja pemerintah aceh tengah terhadap pemberdayaan umkm tembakau sudah bisa dikatakan baik karena dari pemerintah aceh tengah sendiri sudah banyak memberi dukungan kepada para pelaku usaha umkm tembakau dan petani, dengan membantu tersebut banyak dari pemilik umkm tembakau dapat meluaskan pasarnya dan mengembangkan usaha miliknya. pemerintah aceh tengah dalam mendukung pemberdayaan umkm tembakau ialah menggunakan peraturan dari kementrian keuangan membuat kebijakan tentang pembagian dana bagi hasil cukai dan tembakau peraturan tersebut tertuang didalam peraturan menteri keuangan nomor 2/pmk.07/2022 tentang rincian dana bagi hasil cukai hasil tembakau menurut daerah provinsi/kabupaten/kota tahun anggaran 2022. kendala yang dihadapi pemerihtah aceh tengah dalam pemberdayaan umkm tembakau salah satunya dari dinas ukm dan koperasi yang masih belum memiliki program secara khusus untuk umkm tembakau dan juga tidak adanya kebijakan khusus untuk umkm tembakau. saran yang diberikan kepada pemerintah aceh tengah untuk membuat secara khusus kebijakan untuk umkm tembakau agar lebih memajukan komoditi tembakau yang ada di aceh tengah. kata kunci: tembakau, umkm, aceh tengah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KINERJA PEMERINTAH ACEH TENGAH TERHADAP PEMBERDAYAAN UMKM TEMBAKAU. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023
Baca Juga : PENGARUH KNOWLEDGE SHARING DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI STAIN GAJAH PUTIH ACEH TENGAH YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA (HARSONO, 2020)
Abstract
ABSRACT In Central Aceh, in recent years, many of its people have cultivated and processed tobacco, so that several tobacco SMEs were born. In this case, we want to see the performance of the Central Aceh government in empowering tobacco MSMEs. According to Mangkunegara, performance is the result of work both in quantity and quality that a person achieves in carrying out tasks according to the responsibilities assigned to him, or is a combination of ability, effort and opportunity that can be assessed from his work. The research method used is qualitative, by collecting data through interviews with predetermined informants. The results in this study show that the performance of the Central Aceh Government in empowering tobacco MSMEs can be said to be good because the Central Aceh government itself has provided a lot of support to tobacco MSME business actors and farmers, by helping with this many tobacco MSME owners can expand their markets and develop their businesses. . The Government of Central Aceh in supporting the empowerment of Tobacco MSMEs is to use regulations from the Ministry of Finance to make a Policy on the Distribution of excise and tobacco revenue-sharing. /Districts/Cities for Fiscal Year 2022. The obstacles faced by the Central Aceh government in empowering tobacco MSMEs are one of them from the UKM and Cooperative services which still do not have a specific program for tobacco MSMEs and there is also no specific policy for tobacco MSMEs. Advice given to the Central Aceh Government to make specific policies for tobacco MSMEs in order to further advance tobacco commodities in Central Aceh. Keywords: Tobacco, , UMKM, Aceh Tengah.