Perubahan iklim yang berlangsung secara perlahan dan konsisten dari waktu ke waktu telah menyebabkan variasi dalam siklus hidrologi. salah satu dampak serius perubahan iklim terhadap curah hujan adalah lama dan singkatnya hujan atau durasi dan intensitas curah hujan pada kawasan mana pun di atas permukaan bumi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren kenaikan dan penurunan curah hujan menggunakan uji statistik parametrik dan non parametrik, serta melakukan prediksi curah hujan menggunakan pemodelan arima dalam metode box-jenkins. uji statistik parametrik menggunakan analisis regresi linier, sedangkan uji statistik non paramerik menggunakan uji mannkendall test dan estimasi sen-slope. ada tiga stasiun sampel yang digunakan untuk uji tren dan prediksi curah hujan dalam penelitian ini yaitu, stasiun sabang, blang bintang, dan indrapuri, masing-masing diperoleh dari tahun 2004-2013. hasil uji tren pada masingmasing stasiun menunjukkan bahwa, curah hujan pada stasiun sabang dapat dikategorikan meningkat, sedangkan stasiun indrapuri dan stasiun blang bintang dapat dikategorikan menurun. hasil prediksi curah hujan selama satu tahun ditiga stasiun menunjukkan penurunan curah hujan, dengan korelasi (r) antara curah hujan prediksi dan data observasi diperoleh sebesar 0,86 untuk stasiun sabang, 0,40 indrapuri dan 0,22 untuk statiun blang bintang). dari hasil pemodelan tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa model arima box-jenkins cukup sesuai digunakan untuk prediksi curah hujan di stasiun sabang dan indrapuri, sebaliknya untuk stasiun blang bintang masih kurang sesuai. kata kunci: curah hujan, uji parametrik, uji non parametrik, arima box-jenkins, utara aceh indonesia
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS TREN DAN PEMODELAN ARIMA RNUNTUK PREDIKSI POLA CURAH HUJAN DIRNBAGIAN UTARA ACEH, INDONESIA. Banda Aceh Fakultas mipa,2023
Baca Juga : PERBANDINGAN MODEL ARCH DAN GARCH DALAM ANALISIS CURAH HUJAN DAN JUMLAH HARI HUJAN DI KABUPATEN ACEH BARAT (Nur Shima, 2019)
Abstract
Climate change that takes place slowly and consistently over time has caused variations in the hydrologic cycle. One of the serious impacts of climate change on rainfall is the duration and intensity of rainfall in any area above the earth's surface. This study aims to analyze the trend of increasing and decreasing rainfall using parametric and non-parametric statistical tests, as well as predicting rainfall using ARIMA modeling in the Box-Jenkins method. The parametric statistical test used linear regression analysis, while the nonparameric statistical test used the Mann-Kendall test and Sen-Slope estimation. There are three sample stations used to test trends and predict rainfall in this study, namely, Sabang, Blang Bintang, and Indrapuri stations, each obtained from 2004-2013. The trend test results at each station show that rainfall at Sabang Station can be categorized as increasing, while Indrapuri Station and Blang Bintang Station can be categorized as decreasing. Predicted rainfall for one year at three stations showed a decrease in rainfall, with a correlation (r) between predicted rainfall and observation data obtained at 0.86 for Sabang Station, 0.40 for Indrapuri and 0.22 for Blang Bintang Station). From the modeling results, it can be concluded that the Box-Jenkins ARIMA model is quite suitable for predicting rainfall at Sabang and Indrapuri Stations, on the other hand, it is still not suitable for Blang Bintang Station. Keywords: rainfall, parametric test, non-parametric test, ARIMA Box-Jenkins, northern part of Aceh, Indonesia
Baca Juga : INTERPOLASI SPASIAL DATA CURAH HUJAN DI PULAU SUMATRA MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE WEIGHTING (IDW) (Meilisa Ariani, 2022)