Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
BETRIANIS, EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INCISI HARI KE-21 PADA KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELLITUS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2023

Efektivitas krim ekstrak daun kersen (muntingia calabura l.) terhadap penyembuhan luka incisi hari ke-21 pada kulit tikus putih (rattus norvegicus) diabetes mellitus abstrak penyembuhan luka merupakan proses biologis kompleks tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak dengan melibatkan berbagai aktivitas seluler. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas krim ekstrak daun kersen (muntingia calabura l.) dalam mempercepat proses penyembuhan luka incisi hari ke-21 pada kulit tikus putih (rattus norvegicus) diabetes mellitus. hewan coba yang digunakan 12 ekor tikus putih jantan, bobot badan 150-200 g dan berumur 2-3 bulan yang diinduksi streptozotocin dosis tunggal 45 mg/kg bb secara intraperitoneal. luka incisi dilakukan di daerah paravertebralis sepanjang 2 cm dan kedalaman 2 mm. perawatan luka dilakukan dua kali sehari selama 21 hari yaitu p1 diberi basis krim dan aquades, p2 diberi krim silver sulfadiazine 0.1% dan metformin 4,5 mg/kg bb, p3 dan p4 diberi krim ekstrak daun kersen 5% dan 15% serta ekstrak kersen secara oral 450 mg/kg bb. hasil uji analysis of variance (anova) menunjukkan pemberian perlakuan berpengaruh nyata (p



Abstract

EFFECTIVITY OF KERSEN LEAF EXTRACT (Muntingia calabura L.) CREAM ON INCISION WOUND HEALING DAY 21 ON WHITE RATS SKIN (Rattus norvegicus) WITH DIABETES MELLITUS ABSTRACT Wound healing is a complex biological mechanism of the body to repair damaged tissue by involving various cellular activities. This study aimed to determine the effectivity of Muntingia calabura L. leaf extract cream to accelerate incision wound healing day 21 on white rat's skin (Rattus norvegicus) with diabetes mellitus. This experiment used 12 male white rat’s with weight 150-200 g and age of 2-3 months old, induced by single dose streptozotocin 45 mg/kg weight intraperitoneally. The incision was made on the paravertebralis area along 2 cm and a depth 2 mm. Wound therapy given twice a day for 21 days, P1 was given cream base and aquades, P2 was given 0.1% silver sulfadiazine cream and metformin 4,5 mg/kg weight, P3 and P4 was given 5% and 15% Muntingia calabura L. leaf extract cream with oral extract 450 mg/kg weight. ANOVA test results showed significant effect (P



    SERVICES DESK