Stunting merupakan masalah kesehatan yang menggambarkan status gizi kurang bersifat kronik. stunting berdampak terhadap tumbuh kembang anak. selain itu, stunting dapat meningkatkan kejadian kesakitan hingga kematian. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kasus stunting di kota banda aceh dan faktor-faktor kejadian stunting dengan menggunakan model cox proportional hazard dengan pendekatan algoritma expectation-maximization serta mengetahui risiko terkena stunting dari masing-masing faktor terduga menggunakan hazard ratio. data stunting pada penelitian ini merupakan data kegagalan tersensor interval kasus 1. data diperoleh dari survei penelitian “identifikasi wilayah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan balita stunting di kota banda aceh” yang dilakukan pada tanggal 2-19 agustus 2021. penerapan model cox proportional hazard untuk data yang disensor interval tidak dapat diterapkan secara langsung karena kurangnya informasi yang dibutuhkan. algoritma expectation-maximization (em) adalah metode iteratif umum estimasi maximum likelihood untuk data yang memiliki elemen yang hilang. dengan menggunakan representasi monotone spline untuk mengestimasi fungsi cumulative baseline hazard dan prosedur augmentasi data dua tahap yang melibatkan variabel acak poisson laten untuk melengkapi pemasangan model. dalam mengestimasi fungsi cumulative baseline hazard menggunakan knot 11, 12, 13, 14, dan 15 yang ditempatkan dengan jarak yang sama dan nilai degree dari spline adalah 3. hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi balita stunting pada kota banda aceh tahun 2021 paling tinggi berada di puskesmas lampaseh dan persentase balita stunting berdasarkan status gizi balita tb/u sebesar 30%, dengan 12% balita pendek dan 18% balita sangat pendek. terdapat 3 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting yaitu tinggi badan ibu, berat badan lahir rendah dan cacingan. balita dengan tinggi badan ibu pendek memiliki risiko 2,413 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan balita dengan tinggi badan ibu normal. risiko balita yang lahir dengan berat rendah mengalami stunting 2,808 kali lebih besar daripada balita yang tidak lahir dengan berat badan rendah atau normal. balita yang memiliki riwayat penyakit cacingan cenderung berisiko mengalami stunting 3,289 kali lebih besar daripada balita yang tidak memiliki riwayat penyakit cacingan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMENGARUHI STUNTING DI KOTA BANDA ACEH DENGAN PENERAPAN ALGORITMA EXPECTATION-MAXIMIZATION PADA MODEL COX PROPORTIONAL HAZARD. Banda Aceh Fakultas MIPA Statistika,2023
Baca Juga : MODEL EXTENDED COX PROPORTIONAL HAZARD PADA LAJU KELULUSAN MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (STUDI KASUS : KELULUSAN MAHASISWA PERIODE II TAHUN 2017) (RAHMADAINI, 2019)
Abstract
Stunting is a health problem that describes chronic nutritional status. Stunting has an impact on children's growth and development. In addition, stunting can increase the incidence of illness to death. This study aims to determine the distribution of stunting cases in the city of Banda Aceh and the factors of stunting events using the cox proportional hazard model with an expectation-maximization algorithm approach and determine the risk of stunting from each suspected factor using the hazard ratio. The stunting data in this study is data on uncensored failure interval of case 1. The data was obtained from the research survey "Identification of Areas and Factors Associated with Stunting Toddlers in Banda Aceh City" conducted on August 2-19, 2021. The application of the cox proportional hazard model to interval censored data cannot be applied directly due to the lack of information needed. The expectation-maximization (EM) algorithm is a general iterative method of estimating maximum likelihood for data that has missing elements. By using monotone spline representation to estimate cumulative baseline hazard functions and a two-stage data augmentation procedure involving latent Poisson random variables to complete the model installation. In estimating the cumulative baseline hazard function using knots 11, 12, 13, 14, and 15 placed at the same distance and the degree value of the spline is 3. The results showed that the highest proportion of stunting toddlers in Banda Aceh City in 2021 was at the Lampaseh health center and the percentage of stunting toddlers based on toddler nutritional status based on TB/U was 30%, with 12% of short toddlers and 18% of very short toddlers. There are 3 variables that have a significant effect on the incidence of stunting, namely maternal height, low birth weight and intestinal worms.. Toddlers with short maternal height have a 2,413 times greater risk of stunting compared to toddlers with normal maternal height. The risk of toddlers born with low weight stunting is 2,808 times greater than toddlers who are not born with low or normal weight. Toddlers who have a history of deworming tend to be at risk of stunting 3,289 times greater than toddlers who do not have a history of helminthiasis.
Baca Juga : PEMETAAN FAKTOR-FAKTOR YANG MMENGARUHI STUNTING PADA BALITA DI BANDA ACEH MENGGUNAKAN ANALISIS HYBRID KORESPONDENSI (DHEA AMELIANA ASIFA, 2023)