Abstrak setiap partai yang ada di indonesia dibenarkan untuk memiliki sayap partai (underbow). badan otonom yang bekerja di bawah partai sesuai dengan poksinya masing-masing. partai persatuan pembangunan (ppp) memiliki satu sayap partai khusus perempuan yaitu wanita persatuan pembangunan (wpp) yang bertujuan untuk meningkatkan kader perempuan di partai persatuan pembangunan (ppp) aceh. namun permasalahan yang terjadi hingga saat ini adalah partai persatuan pembangunan (ppp) masih kekurangan kader perempuan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi politik underbow wanita persatuan pembangunan (wpp) di partai persatuan pembangunan (ppp) aceh. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah affirmative action dan konsep sayap partai. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. hasil penelitian ini adalah fungsi sayap partai yang krusial ada dua yaitu sebagai supporting system dan vote getter, maka sayap partai harus melakukan supporting system rekrutmen dan kaderisasi. sayap partai wanita persatuan pembangunan (wpp) belum melakukan proses kaderisasi dengan baik dan ideal, kader yang maju pada setiap pemilu merupakan kader yang ditunjuk langsung tidak melalui proses kaderisasi dan rekrutmen yang ideal. kader yang maju adalah kader yang dianggap mampu, sayap partai wanita persatuan pembangunan (wpp) lebih sering difungsikan sebagai vote getter yaitu mendukung setiap calon legislatif perempuan yang maju dari partai persatuan pembangunan (ppp) aceh dan sebagai pengumpulan suara perempuan. sayap partai wanita persatuan pembangunan (wpp) belum melaksanakan fungsi politiknya dengan baik. kata kunci: sayap partai, perempuan, fungsi politik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS FUNGSI POLITIK UNDERBOW WANITA PERSATUAN PEMBANGUNAN (WPP) PARTAI PPP ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023
Baca Juga : PERANAN PARTAI POLITIK DALAM PEMBANGUNAN KABUPATEN ACEH JAYA PASCA MOU HELSINKI (Juni Sahputra, 2020)
Abstract
ABSTRACT Every political party in Indonesia is authorized to have a party wing (Underbow). Autonomous agencies work under the party according to their respective positions. The PPP party has a specific women's party wing called "Wanita Persatuan Pembangunan" (Women's Union for Development), which aims to increase female cadres within the PPP party in Aceh. However, the ongoing issue is that the PPP party still lacks female cadres. This study aims to determine the political functions of the Wanita Persatuan Pembangunan underbow in the female cadre development within the PPP party in Aceh. The theories used in this study are Affirmative Action and the concept of party wings. This research employs a descriptive qualitative method. The findings of this study indicate that the crucial functions of the party wing consist of two parts, namely as a Supporting System and Vote Getter. Therefore, the party wing needs to carry out recruitment and cadre development as part of the Supporting System. The Wanita Persatuan Pembangunan party wing has not fully implemented the cadre development process effectively and ideally. Cadres who advance in each election are those directly appointed without going through an ideal cadre development and recruitment process. The advancing cadres are considered capable. The Wanita Persatuan Pembangunan party wing is more often utilized as a Vote Getter, supporting every female legislative candidate who advances from the PPP party in Aceh and as an effort to gather women's votes. However, the Wanita Persatuan Pembangunan party wing has not fully fulfilled its political function effectively. Keywords: Party Wings, Women, Political Function
Baca Juga : PERAN PARTAL ACEH DALAM FUNGSINYA SEBAGAI PARTAI POLITIK LOKAL (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (Ria Rizki Fauzi, 2020)