Udang windu (penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas udang utama dan mempunyai nilai ekonomis tinggi namun adanya parasite yang menginfeksi menyebabkan kerusakan organ tubuh pada udang sehingga mengakibatkan kematian pada udang. penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit, melihat tingkat infeksi dengan menganalisis nilai prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menyerang udang windu dari 2 perlakuan yang berbeda yaitu penambahan tepung cangkang tiram dan tepung cangkang kerang hijau di dalam pakan. penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret – mei 2023 di laboratorium parasit stasiun karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan (skipm) aceh. metode pengambilan sampel udang dilakukan secara random sampling (acak). sampel udang yang diperiksa sebanyak 80 ekor, masing-masing ekstrak diambil 40 ekor. data dianalisis dengan menggunakan rumus prevalensi, intensitas dan dominansi. hasil penelitian ditemukan 2 spesies ektoparasit yang menginfeksi udang windu (penaeus monodon), yaitu : epistylis sp, dan vorticella sp. prevalesi ektoparasit pada udang dengan penambahan ekstrak cangkang tiram dengan presentase 27,5% dan intensitas 15 ind/ekor. prevalensi ektoparasit pada udang dengan penambahan ekstrak cangkang kerang hijau dengan presentase 42,5% dan intensitas 27 ind/ekor. jenis ektoparasit yang mendominasi dalam menginfeksi udang windu adalah epistylis sp. ektoparasit yang ditemukan pada penelitian ini yaitu epistylis sp dan vorticella sp. infeksi ektoparasit paling tinggi terdapat pada udang dengan pemberian ekstrak cangkang kerang hijau (perna viridis) dibanding dengan udang pemberian ekstrak cangkang tiram (saccostrea cuculata). kata kunci: ektoparasit, penaeus monodon, cangkang tiram, cangkang kerang hijau
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK CANGKANG TIRAM (SACCOSTREA CUCULATA) DAN EKSTRAK CANGKANG KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DALAM PAKAN BUATAN. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2023
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG CANGKANG TIRAM (CRASSOSTREA CUCULLATA) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN HIDUP UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (Hayati, 2023)
Abstract
The shrimps prawn (penaeus monodon) is one of the main shrimps and has high economic value, but the presence of the parasite infects many of the body organs in the shrimps and leads to death. Research aims to identify what type of ektoparasite, seeing the rate of infection by analyzing the value of prevalence and the intensity of the ecoparasite that attacks ancillary shrimps from 2 different treatments of the addition of oyster shell flour and green shell shell flour in the feed. The study was carried out in March - May 2023 at the parasitic laboratory of the fish quarantine station, controlling the quality and safety of fisheries (skipm) aceh. The method of collecting shrimp samples is random sampling. Shrimp samples examined by 80 individuals, 40 extracts each. Data is analyzed using the formulas of prevalence, intensity and dominance. Studies have found two species of ektoparasites that infect the windu prawn (penaeus monodon), which is: epistylis sp, and vorticella sp. prevalesi ektoparasite on the shrimp with an additional oyster shell extract of 27.5% percentages and 15 ind intensity. The existence of ectoparasite on the shrimp with the addition of green seashells extract with a 42.5% percentage and an intensity of 27 ind/ tail. The type of ectoparasite that dominates the infecting of windu prawn is the epistylis sp. ektoparasite found in the study is epistylis sp and vorticella. Keywords: Ectoparasites, Penaeus Monodon, Oyster shells, Mussel Shell Green
Baca Juga : KEPEKAAN PLANKTON PADA SISTEM POLIKULTUR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DANRNKERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) (DIMAS SISWOYO, 2023)