Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Febby Andriyani, KOMUNIKASI INTERPERSONAL RELAWAN YAYASAN DARAH UNTUK ACEH DALAM MEMBANGUN EFIKASI DIRI PENYANDANG TALASEMIA DI ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,2023

Yayasan darah untuk aceh berperan dalam memberikan pendampingan kepada penyandang talasemia di aceh dengan memberikan edukasi, dukungan psikologis, pendampingan medis, pemenuhan kebutuhan darah, dan pemberdayaan komunitas. peran tersebut akan berjalan dengan baik, jika relawan yayasan darah untuk aceh dapat melakukan pendekatan melalui komunikasi interpersonal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan peran komunikasi interpersonal relawan yayasan darah untuk aceh dalam membangun efikasi diri penyandang talasemia di aceh. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi tidak terstruktur, dan dokumentasi. fokus penelitian dikaji dari lima indikator efektivitas komunikasi interpersonal, yakni keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. teori yang digunakan adalah teori penetrasi sosial, di mana teori ini menunjukkan bagaimana relawan yayasan darah untuk aceh membangun keterbukaan dan kedekatan dalam menjalin hubungan dengan penyandang talasemia di aceh. di mana pada akhirnya hasil dari kedekatakan hubungan tersebut mampu mengubah kognitif hingga perilaku penyandang talasemia sehingga memiliki efikasi diri yang baik dalam melakukan pengobatan serta menjalani aktivitasnya sehari-hari. hasil penelitian menunjukkan bahwa relawan yayasan darah untuk aceh telah melakukan komunikasi interpersonal yang efektif dalam membangun efikasi diri penyandang talasemia di aceh. kata kunci: komunikasi interpersonal, efikasi diri, penetrasi sosial



Abstract

Yayasan Darah Untuk Aceh plays a role in presenting assistance to people with thalassemia in Aceh by providing education, psychological support, medical assistance, fulfilling blood needs, and community empowerment. The role will run well, if the volunteers of Yayasan Darah Untuk Aceh can approach through interpersonal communication. This research aims to find out how the process and role of interpersonal communication of volunteers of Yayasan Darah Untuk Aceh in building the self-efficacy of people with thalassemia in Aceh. This research uses descriptive qualitative method with case study research type. The data collecting techniques used were in-depth interviews, unstructured observations, and documentation. The focus of the research was studied from five indicators of interpersonal communication effectiveness, namely openness, empathy, supportive attitude, positive attitude, and equality. The theory used is social penetration theory, where this theory shows how volunteers of Yayasan Darah Untuk Aceh build openness and closeness in establishing relationships with people with thalassemia in Aceh. Where in the end, the results of the relationship closeness are able to change cognitive to behavior of people with thalassemia so that they have good self-efficacy in carrying out treatment and carrying out their daily activities. The results showed that volunteers of Yayasan Darah Untuk Aceh have conducted effective interpersonal communication in building the self-efficacy of people with thalassemia in Aceh. Keywords: Interpersonal Communication, Self-efficacy, Social Penetration



    SERVICES DESK