Gampong padang seurahet merupakan sebuah gampong yang direlokasi pasca tsunami yang melanda aceh tahun 2004. gampong padang seurahet mulai menerima dana desa pada tahun 2016, sementara dana desa masih terlihat menerima subsidi sebelum tahun 2016. empat (4) bidang pemberdayaan masyarakat, pelatihan masyarakat, pelatihan fasilitas sosial, dan infrastruktur (pembangunan) semuanya tercakup dalam dana desa, yang diterima pada tahun 2016. penelitian awal yang dilakukan di gampong padang seurahet mengungkapkan bahwa masyarakat gampong padang seurahet tidak mengetahui akan pentingnya transparansi keuangan desa, masyarakat tidak mengetahui bagaimana dana itu digunakan dan bagaimana kebutuhan dana tersebut dibelanjakan karena tidak diungkapkan secara terbuka kepada publik. sebagai masyarakat yang membayar pajak, tentunya masyarakat juga ingin mengetahui bagaimana dan digunakan untuk apa saja dana yang dipercayakan kepada pemerintah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan transparansi pengelolaan anggaran dalam pembangunan infrastruktur di gampong padang seurahet kecamatan johan pahlawan kabupaten aceh barat. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori transparansi kristianten. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dangan pendekatan deskriptif. sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dengan wawancara dengan beberapa informan dan data sekunder diperoleh dari dokumen yang berkaitan. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi pengelolaan anggaran yang ada di gampong padang seurahet dapat dikatakan belum sepenuhnya transparan, hal itu dapat dilihat dari susahnya masyarakat dalam mengakses informasi ataupun dokumen terkait, dikarenakan informasi tersebut hanya didapatkan oleh pihak yang mengikuti musrenbang saja, dan untuk pemasangan papan informasi (baliho) itu sendiri belum tersedia, sehingga keterbukaan publik mengenai transparansi pengelolaan anggaran menjadi tidak terbuka untuk semua lapisan masyarakat. kata kunci : transparansi,pengelolaan anggaran, pembangunan infrastruktur
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TRANSPARANSI PENGELOLAAN ANGGARAN DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI GAMPONG PADANG SEURAHET KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,2023
Baca Juga : LITERASI DIGITAL GURU GEOGRAFI SMA/MA DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (Khaznina Sari, 2022)
Abstract
Gampong Padang Seurahet is a Gampong that was relocated after the Tsunami that hit Aceh in 2004. Gampong Padang Seurahet started receiving Village Funds in 2016, while Village Funds are still seen receiving subsidies before 2016. Four (4) areas of community empowerment, community training, social facilities training, and infrastructure (development) are all covered in the Village Fund, which was received in 2016. Initial research conducted in Gampong Padang Seurahet revealed that the people of Gampong Padang Seurahet were unaware of the importance of village financial transparency, the community did not know how the funds were used and how the needs of the funds were spent because they were not disclosed publicly to the public. As a tax-paying society, of course, people also want to know how and what funds are entrusted to the government for. This study aims to determine and describe the Transparency of Budget Management in Infrastructure Development in Gampong Padang, Seurahet, Johan Pahlawan District, West Aceh Regency. The theory used in this study is the theory of Christian Transparency. The method used in this study is qualitative research method with descriptive approach. The data sources used are primary data obtained by interviews with several informants and secondary data obtained from related documents. The results of this study show that the transparency of budget management in Gampong Padang Seurahet can be said to be not fully transparent, it can be seen from the difficulty of the public in accessing information or related documents, because the information is only obtained by parties who participate in musrenbang, and for the installation of information boards (billboards) itself is not yet available, so that public openness regarding transparency Budget management is not open to all levels of society. Keywords : Transparency, Budget Management, Infrastructure Development
Baca Juga : KARAKTERISTIK REPRODUKSI KERBAU BETINA DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (Syamsul Nardi, 2017)