Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ASHABEL KAHFI, HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP DAN TINDAKAN IBU MENGENAI LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) ANAK USIA 6 - 59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIRUKAM, SUMATERA BARAT. Banda Aceh Fakultas Kedokteran (S1),2023

Permasalahan gizi masih menjadi krisis kesehatan global terutama di negara-negara berkembang. world bank pada tahun 2022 melakukan estimasi jumlah anak yang menderita gizi buruk sebesar 9,3 juta anak dan stunting sebesar 2,6 juta anak. menurut hasil studi status gizi indonesia (ssgi) tahun 2021, prevalensi stunting di indonesia sebesar 24,4%, wasted sebesar 7,1%, dan gizi kurang sebesar 17%. pemerintah pusat menetapkan kabupaten solok sebagai salah satu daerah prioritas penanganan stunting di sumatera barat. ibu merupakan salah satu tokoh krusial yang berperan dalam menurunkan permasalahan gizi anak. ibu yang dibekali pengetahuan yang memadai terkait pola, jenis, jumlah, dan kualitas makanan diharapkan mampu memperbaiki status gizi anak di indonesia. dalam usaha memperbaiki status gizi anak, diperlukan penilaian untuk memastikan anak mendapatkan nutrisi yang tepat melalui pemeriksaan antropometri. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu terhadap pemeriksaan antropometri menggunakan lingkar lengan atas (lila) anak dan hubungannya terhadap sikap dan tindakan ibu mengenai dilakukannya pemeriksaan lila pada anak. penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. jumlah sampel minimal pada penelitian ini adalah 87 responden. penelitian dilakukan dengan mengisi kuesioner yang diperoleh dari buku pemeriksaan klinis pada bayi dan anak untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu terhadap lila secara dasar dan pemeriksaannya. dari penelitian ini didapati bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu di wilayah kerja puskesmas sirukam dalam keadaan baik. terdapat pula adanya hubungan antara pengetahuan terhadap sikap ibu, namun tidak terdapat adanya hubungan antara pengetahuan terhadap tindakan ibu mengenai lila di wilayah kerja puskesmas sirukam. hasil ini menunjukkan tingginya pemahaman dan kesadaran atas pemeriksaan lila pada anak oleh ibu di wilayah kerja puskesmas sirukam dan keberhasilan puskesmas sirukam dalam meningkatkan kepedulian dan edukasi terhadap pemeriksaan lila di wilayah kerja puskesmas sirukam.



Abstract

Nutrition is still a global health crisis, especially in developing countries. The World Bank in 2022 estimated the number of children who suffer from malnutrition at 9.3 million children and stunting at 2.6 million children. According to the results of the Indonesian Nutrition Status Study (SSGI) in 2021, the prevalence of stunting in Indonesia was 24.4%, wasted was 7.1%, and undernutrition was 17%. The central government designated Solok Regency as one of the priority areas for handling stunting in West Sumatra. Mothers are one of the crucial figures who play a role in reducing child nutrition problems. Mothers who are equipped with adequate knowledge related to the pattern, type, amount, and quality of food are expected to be able to improve the nutritional status of children in Indonesia. In an effort to improve the nutritional status of children, an assessment is needed to ensure that children get proper nutrition through anthropometric examinations. This study aims to determine the level of maternal knowledge of anthropometric examinations using children's Mid-Upper Arm Circumference (LILA) and its relationship to maternal attitudes and actions regarding conducting LILA examinations on children. This study is an observational analytic study with a cross-sectional design. The minimum sample size in this study is 87 respondents. The study is conducted by filling out a questionnaire obtained from the Pemeriksaan Klinis pada Bayi dan Anak book to determine the level of knowledge, attitudes, and actions of mothers towards LILA in general and its examination. This research found that the knowledge, attitudes, and actions of mothers in the Sirukam Health Center working area are in good condition. There is also a correlation between knowledge and maternal attitude, but there is no correlation between knowledge and maternal action regarding LILA in the Sirukam Health Center working area. These results indicate a high understanding and awareness of the LILA examination in children by mothers in the Sirukam Health Center working area and the success of the Sirukam Health Center in increasing awareness and education on the LILA examination in the Sirukam Health Center working area.



    SERVICES DESK