Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Ilma Rahmina, KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN JARING INSANG (GILLNET) DI DESA WAQ TOWEREN, ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2023

Pendekatan eafm (ecosystem approach to fisheries management) adalah salah satu upaya dalam menjalankan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan yang merupakan sebuah konsep untuk menyeimbangkan antara tujuan sosial, ekonomi dan kesehatan ekosistem perikanan secara terpadu, komprehensif dan berkelanjutan. penghasilan nelayan jaring insang di desa waq toweren berkisar antara 4-8 kg perhari dengan penghasilan antara rp100.000,00- rp200.000,00 per hari. hasil tangkapan nelayan yang tidak tetap menyebabkan penghasilan nelayan menjadi tidak menentu. keterlibatan masyarakat serta tokoh masyarakat dalam mengawasi, mengarahkan, memberi dan menerima pengetahuan dalam menjalankan perikanan tangkap yang berkelanjutan menjadi aspek penting dalam mencegah permasalahan sosial yang dihadapi nelayan. penelitian ini dilaksanakan pada bulan septemberoktober 2022 di desa waq toweren, kecamatan lut tawar, kabupaten aceh tengah. metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode sensus yang dilakukan pada setiap nelayan pemilik jaring insang di desa waq toweren. analisis data menggunakan skor likert berbasis ordinal 1,2,3 terhadap masing-masing indikator yaitu domain sosial, partisipasi masyarakat, konflik pemanfaatan sumberdaya perairan, pemanfaatan pengetahuan lokal, representasi tokoh dan tingkat pendidikan dan domain ekonomi, kepemilikan aset, level rataan pendapatan nelayan, sumber pendapatan dan proporsi pengeluaran nelayan. hasil penelitian menunjukkan bahwa status pengelolaan perikanan nelayan jaring insang di desa waq toweren pada domain sosial berdasarkan nilai agregat eafm memperoleh skor 906 dengan visualisai flag modelling berwarna hijau yang menunjukkan bahwa domain sosial berada dalam kondisi masih baik dan skor 640 pada domain ekonomi dengan visualisai flag modelling berwarna kuning yang menunjukkan bahwa domain ekonomi berada dalam kondisi cukup baik. kata kunci: eafm, domain sosial-ekonomi, pengelolaan perikanan.



Abstract

EAFM (ecosystem approach to fisheries management) approach is one of the efforts to carry out sustainable fisheries management which is a concept to balance social, economic, and health objectives of fisheries ecosystems in an integrated, comprehensive and sustainable manner. The income of gill net fishermen in Waq Toweren Village ranges from 4-8 kg per day with an income of between Rp. 100,000.00 - Rp. 200,000.00 per day. The catch product of fishermen are uncertain causes fishermen's income to be erratic. The involvement of the community and community leaders in supervising, directing, giving and receiving knowledge in implementing sustainable capture fisheries is an important aspect in preventing social problems faced by fishermen. This research was conducted in October-November 2022 in Waq Toweren Village, Lut Tawar District, Central Aceh. The method used in this research is a census method that is carried out on every fisherman who owns gill nets in the village of Waq Toweren. Data analysis used an ordinal-based Likert score of 1,2,3 for each indicator, on the social domain there was community participation, conflicts over the use of water resources, utilization of local knowledge, representation of figures and education level and on economic domain there was asset ownership, average income level of fishermen, sources of income and the proportion of fishermen's expenditure. The management status of gill net fishermen in Waq Toweren Village in the social domains based on the EAFM aggregate score obtained a score of 906 in the social domain with the green flag modelling visualization indicating that the social domains are still in good condition and a score of 640 in the economic domain with the yellow flag modelling visualization indicating that the economic domains are in good condition. Keywords: EAFM, socio-economic domain, fishery management



    SERVICES DESK