Pemberdayaan warga binaan menjadi suatu hal yang harus diperhatikan saat ini untuk perbaikan kemampuan serta kesejahteraan warga binaan selepas masa tahanan agar mempunyai skill dan mampu beradaptasi dengan masyarakat kembali. skripsi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan warga binaan (studi kasus pada pembinaan kemandirian lembaga pemasyarakatan perempuan kelas iib sigli), serta mengevaluasi efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kondisi sosial ekonomi warga binaan dengan menggunakan pendekatan teori sistem sosial (agil). metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di lapas perempuan kelas iib sigli yang dilakukan melalui observasi, wawancara informan, dan dokumentasi. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan pembinaan kemandirian warga binaan yang dilaksanakan oleh lapas sudah dapat meningkatkan keterampilan warga binaan, strategi pemberdayaannya dimulai dari asssessment, pelatihan, produksi/monitoring dan evaluasi, walaupun masih dapat berkembang lagi pada proses produksi dan evaluasi. namun, masih ditemukan hambatan dalam implementasi pelatihan seperti kurangnya keterlibatan warga binaan yang sudah mengikuti pelatihan, relasi untuk memasarkan produk, dan sarana prasarana masih terbatas. rekomendasi yang diberikan dalam skripsi ini adalah meningkatkan pemasaran produk warga binaan, serta menambah sumber daya untuk meningkatkan efektivitas pelatihan. kata kunci : pemberdayaan warga binaan, polsuspas, lapas, strategi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN (STUDI KASUS PADA PEMBINAAN KEMANDIRIAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIB SIGLI). Banda Aceh Fakultas Ilmu Soial dan Politik,2023
Baca Juga : PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN NARAPIDANA PEREMPUAN DI LEMBAGARNPEMASYARAKATAN KELAS II A RANTAU PRAPAT (Afifah Adawiyah, 2022)
Abstract
Empowering inmates has become an important aspect of improving their skills and welfare after serving their sentences, in order to be able to adapt to society again. This thesis aims to analyze the empowerment strategies for inmates (A Case Study on the Empowerment of Women's Correctional Institution Class IIB Sigli), as well as to evaluate the effectiveness of the training in improving the social and economic conditions of the inmates using the AGIL social system theory. The research method used is qualitative with a case study approach in the women's correctional institution class IIB Sigli, which is conducted through observation, informant interviews, and documentation. The results of this study show that the empowerment strategy of promoting self-reliance for inmates carried out by the correctional institution has been able to improve the skills of the inmates. The empowerment strategy starts from assessment, training, production/monitoring, and evaluation, although it can still be further developed in the production and evaluation processes. However, there are still obstacles in the implementation of training, such as the lack of involvement of inmates who have participated in training, relations to market products, and limited infrastructure. The recommendations provided in this thesis are to improve the marketing of inmate-made products, as well as to increase resources to improve the effectiveness of training. Keywords: Empowering Incarcerated Residents, Polsuspas, Prison, Strategy.
Baca Juga : PEMBINAAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA LHOKSEUMAWE (DINA DIAN KHALIDA, 2022)