Bencana gempa dan tsunami yang melanda aceh dan sekitarnya pada 26 desember 2004 adalah musibah terdahsyat yang lerjadi dalam kurun waktu 40 tahun ini. efek bencana dirasakan pada berbagai sisi kehidupan masyarakat, khususnya keluarga. kehilangan harta dan orang-orang yang dicintai serta perubahan drastis yang terjadi menyebabkan berbagai gangguan psikologis diantaranya adalah anxiety (kecemasan). penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang tingkat kecemasan keluarga pasca bencana gempa dan tsunamai ditinjau dari faktor-faktor predisposisi di hunian sementara gampong cot kecamatan darussalam aceh besar dengan menggunakan desain penelitian deskriptif eksploratif dengan besar sampel 57 responden. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan waktu penelitian dari tanggal 1 - 3 juni 2005. alat pengurnpulan data berupa angket dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 20 item pemyataan. hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan keluarga ditinjau dari faktor psikoanalitik menunjukkan 73,7% responden berada pada kategori sedang, ditinjau dari faktor interpersonal 68,4% responden berada pada kategori sedang, ditinjau dari faktor tingkah laku 75,4 % responden berada pada kategori sedang. dan bila ditinjau dari faktor lingkungan 70.2% berada pada kategori sedang pula. dengan dernikian, dapat diketahui bahwa keluarga yang berada di huntara tersebut mulai belajar untuk menerima realitas dan sedang dalam masa adaptasi terhadap perubahan-perubahan pasca bencana dahsyat tersebut. kata kunci : gempa dan tsunami, tingkat kecemasan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASCA BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI DITINJAU DARI FAKTOR-FAKTOR PREDISPOSISI DI HUNIAN SEMENTARA GAMPONG COT KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR (PERIODE MARET-JUNI 2005). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2005
Baca Juga : ANALISA PAPARAN SUARA SIRENE TSUNAMI DI BLANG OI KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH (Rizal Syahputra, 2015)