Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip kesantunan berbahasa pada program acara indonesia lawyers club (ilc). penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. penelitian ini dilakukan pada host dan bintang tamu pada program acara indonesia lawyers club (ilc) mengambil sumber data 8 video yang tayang pada bulan januari-februari 2023 di channel youtube indonesia lawyers club. teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak catat, yang dilakukan dengan menyimak data penggunaan bahasa. data dianalisis melalui empat tahap, yaitu (1) pengumpulan data, (2) penyajian data, (3) interpretasi, (4) penarikan kesimpulan. dalam analisis data, penulis menggunakan prinsip kesantunan berbahasa, yaitu (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim pujian, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim kesepakatan, (6) maksim kesimpatian. hasil penelitian ini menujukan bahwa setiap video tidak semua prinsip kesantunan berbahasa digunakan oleh host dan bintang tamu pada program acara indonesia lawyers club (ilc). pada setiap video indonesia lawyers club (ilc) banyak menggunakan maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kesederhanaan, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. hanya beberapa video yang tidak lengkap penggunaan maksimnya. maksim yang paling dominan di gunakan pada setiap video acara indonesia lawyers club (ilc) ialah maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kesederhanaan, dan maksim kesimpatin, sedangkan yang paling sedikit digunakan ialah maksim kesepakatan. kata kunci: kesantunan berbahasa, maksim, indonesia lawyers club (ilc).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA PROGRAM ACARA INDONESIA LEWYERS CLUB (ILC) DI CHANNEL YOUTUBE. Banda Aceh Fakultas KIP Bahasa dan Sastra Indonesia,2023
Baca Juga : PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA (DPR RI) DALAM RAPAT TAHUN 2020 (RHISKA DZUHIMARTA, 2021)
Abstract
This study aims to describe the politeness principles in the Indonesia Lawyers Club (ILC) program. This research uses qualitative methods and uses descriptive research types. Thiss research was conducted on hosts and quest stars at the Indonesia Lawyers Club (ILC) program using data sources from 8 videos that aired in January-February 2023 on the Indonesia Lawyers Club YouTube channel. The data collection technique in this study is the note-taking technique, which is done by listening to data on language use. Data were analyzed through for stages, namely (1) data collection, (2) data presentation, (3) interpretation and (4) conclusion. In data analiysis, the writer uses politeness principles, namely (1) wisdom maxim, (2) generosity maxim, (3) praise maxim, (4) modesty maxim, (5) agreement maxim, and (6) sympathy maxim. The results of this study indicate that in each video not all politeness principles are used by hosts and guest stars in the Indonesia Lawyers Club (ILC) program. I each video, the Indonesia Lawyers Club (ILC) uses a lot of wisdom maxims, modesty maxims, agreements maxims, and sympathy maxims. Only a few videos do not complete the maximum use. The maxims that are most dominantly used in each video program of the Indonesia Lawyers Club (ILC) are the maxim of wisdom, maxim of generosity, the maxim of praise, the maxim of modesty, and the maxim of sympathy, while the least used is the maxim of agreement. Keywords: Language politeness, maxims, Indonesia Lawyers Club (ILC).
Baca Juga : KESANTUNAN BERBAHASA PEMBELI DAN PENJUALRNDI PASAR SIMPANG PEUT NAGAN RAYA (Faridah, 2022)