Hospitalisasi akan menyebabkan anak merasa cemas terhadap perpisahan, kehilangan pengendalian, dan takut terhadap iuka dan nyeri. oleh karena itu, dibutuhkan suatu pendekatan yang dikenal dengan prinsip atraumatic care. hal ini dapat mempengaruhi tingkat kepuasan orang tua terhadap pelayanan keperawatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prinsip atraumatic care dengan tingkat kepuasan orang tua selama anak mengalami hospitalisasi. desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif. pengumpulan data mulai tanggal 18 april sampai 20 mei 2011. teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling melalui pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat melalui uji statistik chi square test, a=0,05 dan df=l. uji hipotesis, p-value > a (0,05) maka ho diterima, dan p-value < dari a (0,05) maka ho ditolak. hasil penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan prinsip atraumatic care dengan tingkat kepuasan orang tua selama anak mengalami hospitalisasi (p-value=0,0001). rekomendasi diharapkan kepada lnstitusi rumah sakit agar dapat mempertahankan pelayanan keperawatan khususnya di ruang seurune i dengan selalu menerapkan prinsip atraumatic care dalam memberikan tindakan keperawatan selama anak mengalami hospitalisasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PRINSIP ATRAUMATIC CARE DENGAN TINGKAT KEPUASAN ORANG TUA SELAMA ANAK MENGALAMI HOSPITALISASI DI RUANG SEURUNE I RSUDZA BANDA ACEH TAHUN 2011. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : HUBUNGAN ATRAUMATIC CARE DENGAN DAMPAK PSIKOLOGIS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI RUANG SEURUNE 1 RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012 (Roslaini, 2022)