Mahasiswa universitas syiah kuala asal sumatera utara pastinya memiliki perbedaan dan ketidaktahuan akan budaya peraturan dan adat istiadat yang ada di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar, dari perbedaan dan ketidaktahuan tersebut mahasiswa asal sumatera utara mengharuskan mereka beradaptasi dengan kebudayaan aceh. penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana strategi atau cara beradaptasi mahasiswa sumatera utara dengan kebudayaan aceh (2) untuk mengetahui bagaimana dukungan dan hambatan yang terjadi saat proses adaptasi berlangsung. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. penentuan subjek dari penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 24 informan yang terdiri dari 2 (1 laki-laki dan 1 perempuan) setiap fakultas yang ada di universitas syiah kuala. teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi atau cara yang mahasiswa yang mereka gunakan dalam beradaptasi dengan beragam cara, yaitu dengan cara bergaul dengan teman dari asli aceh maupun dari sumatera utara, mempelajari kebudayaan aceh, mengikuti program yang dibuat oleh universitas, fakultas dan jurusan serta aktif mengikuti unit kegiatan mahasiswa (ukm). dukungan kepada mahasiswa asal sumatera utara juga didapatkan dari dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses adaptasi tersebut, seperti dari universitas,fakultas dan jurusan yang membuat program tentang pengenalan kampus, seminar dan acara kebudayaan aceh, dukungan juga datang dari teman asli aceh maupun dari teman asal sumatera utara dengan memberikan pengetahuan dan menasehati menjadikan proses adaptasi berjalan dengan lancar, serta dukungan dari masyarakat yang ada disekitar lingkungan tempat tinggal mahasiswa sumatera utara dengan memberitahukan peraturan yang ada dan melibatkan mahasiswa dalam acara di gampong tersebut, seperti maulid,isra’ miraj, gotong royong danlain-lain. hambatan yang terjadi saat adaptasi hanya perbedaan yang wajar yang semestinya disesuaikan seperti bahasa, makanan, peraturan, kebiasaan masyarakat dan perbedaan itu tidak menghambat jalannya adaptasi mahasiswa universitas syiah kuala asal sumatera utara
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POLA ADAPTASI MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA ASAL SUMATERA UTARA DENGAN KEBUDAYAAN ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP PPKN,2023
Baca Juga : KETERBUKAAN DIRI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA ASAL SUMATERA BARAT DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH (STUDI PADA PAGUYUBAN IKATAN PELAJAR MAHASISWA MINANG IPMM BANDA ACEH) (FADHIL AULIYA, 2019)
Abstract
Syiah Kuala University students from North Sumatra certainly have differences and ignorance of the cultural rules and customs that exist on campus and the surrounding community, from these differences and ignorance students from North Sumatra require them to adapt to Acehnese culture. This study aims to (1) find out the strategies or ways of adapting North Sumatra students to Acehnese culture (2) to find out how the supports and obstacles that occur during the adaptation process take place. This study used a qualitative approach with descriptive analysis. Determining the subject of this study used a purposive sampling technique with 24 informants consisting of 2 (1 male and 1 female) from each faculty at Syiah Kuala University. Data collection techniques using observation and interviews. The results of the study show that the strategies or methods that students use in adapting are in various ways, namely by associating with friends from native Aceh and from North Sumatra, studying Acehnese culture, participating in programs created by universities, faculties and departments and actively participating in unit student activities (UKM). Support for students from North Sumatra was also obtained from support from various parties involved in the adaptation process, such as from universities, faculties and departments that make programs about campus introductions, seminars and Acehnese cultural events, support also came from native Acehnese friends and from friends from North Sumatra by providing knowledge and advising to make the adaptation process run smoothly, as well as support from the community around the environment where North Sumatran students live by informing existing regulations and involving students in events in the gampong, such as maulid, Isra' miraj, mutual cooperation cooperate and others. Barriers that occur during adaptation are only natural differences that should be adjusted such as language, food, regulations, people's habits and these differences do not hinder the adaptation of Syiah Kuala University students from North Sumatra. Key words: Patterns of Adaptation and Culture of Aceh
Baca Juga : GAMBARAN PROSES ADAPTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH (Habibi, 2017)