Berdasarkan penjelasan yang telah dikemukakan sebelumnya tentang sistem pembiayaan kredit usaha rakyat (kur) syariah pada pt. pegadaian syariah unit kampung mulia kota banda aceh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa: sistem pembiayaan kredit usaha rakyat (kur) syariah di unit kampung mulia kota banda aceh sudah sesuai dengan syariat islam dan menggunakan prinsip syariah dimana mereka menggunakan akad ar-rahn untuk menghindari riba. dan pembiayaan kur syariah yang di salurkan oleh pemerintah ini sangat membantu masyarakat umkm yang ingin mengembangkan usahanya karena pembiayaan ini tidak memiliki agunan/jaminan, yang terpenting usaha nya sudah berjalan selama 6 bulan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
SISTEM PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) SYARIAH PADA PT. PEGADAIAN SYARIAH UNIT KAMPUNG MULIA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Keuangan dan Perbankan (D3),2023
Baca Juga : PENGARUH PENDAPATAN PEGADAIAN, JUMLAH NASABAH, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT PADA PERUM PEGADAIAN SYARIAH CABANGRNKOTA BANDA ACEH PERIODE 2006-2010 (Hery Qausar, 2024)
Abstract
Based on the explanation previously stated about the Sharia People's Business Credit Financing System (KUR) at PT. The Syariah Pawnshop Unit of Kampung Mulia, City of Banda Aceh, it can be concluded that: The Sharia People's Business Credit (KUR) financing system in the Kampung Mulia unit in Banda Aceh City is in accordance with Islamic Shari'a and uses Sharia principles where they use the Ar-Rahn Contract to avoid Riba. And the Sharia KUR financing distributed by the Government is very helpful for the MSME community who want to develop their business because this financing does not have collateral/guarantee, the most important thing is that the business has been running for 6 months.
Baca Juga : PERSEPSI, PREFERENSI DAN PERILAKU MASYARAKAT BANDA ACEH TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN PRODUK GADAI EMAS DI PT PEGADAIAN SYARIAH (MUBARAK MAULANA, 2024)