Penyakit paru obstruktif kronik (ppok) merupakan penyakit yang ditandai dengan hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progresif dan tidak sepenuhnya reversibel. awalnya ppok sering tidak menunjukkan gejala pada derajat ringan. pemeriksaan penunjang menggunakan spirometri dapat membantu menegakkan diagnosis ppok. desain penelitian bersifat deskriptif dengan metode cross sectional yang dilaksanakan pada periode bulan november-desember 2011 di poliklinik paru rsudza banda aceh. sampel terdiri dari 31 pasien (3 perempuan dan 28 laki-laki) berusia ? 40 tahun. penelitian ini dilakukan dengan didampingi oleh dokter ahli paru dan perawat sebagai pemeriksa dan operator. kesimpulan dari hasil pemeriksaan spirometri pada seluruh pasien menunjukkan ppok (67,8%) pada derajat sangat berat (85,7%), laki-laki (90,4%), umur ? 60 tahun (61,9%), riwayat perokok (90,4%) pada derajat perokok berat (90,4%). sangat dianjurkan pada pasien dengan usia ? 40 tahun, keluhan batuk kronik, peningkatan sputum dan sesak nafas serta riwayat merokok untuk melakukan pemeriksaan spirometri guna pemberian penatalaksanaan yang tepat sesuai diagnosis dan derajat keparahan penyakit.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN SPIROMETRI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI POLIKLINIK PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SLKAP PASIEN DENGAN PERAWATAN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DI POLIKLINIK PARU BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKLT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH T AHUN 2013 (Yuli Mayasari, 2023)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN DERAJAT PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (SHARAH ANNISA, 2017)