Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
KHAIRINA MUFIDAH, UJI EFEKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADAP CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2023

Abstrak cacing ascaridia galli menyebabkan ascaridiosis yang menyerang unggas dan mengakibatkan kerugian berupa penurunan berat badan dan produksi telur yang menurun. pengobatan antelmintik komersial yang relatif mahal dan dapat menyebabkan resistensi, sehingga tanaman herbal dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun bandotan (ageratum conyzoides l.) terhadap morbiditas dan mortalitas cacing ascardia galli secara in vitro. penelitian ini menggunakan 15 cacing ascaridia galli dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan. perlakuan i nacl 0,9% sebagai kontrol negatif (p1), perlakuan ii albendazole 15 mg/ml sebagai kontrol positif (p2), perlakuan iii ekstraksi daun bandotan dengan konsentrasi 25% (p3), perlakuan iv konsentrasi 50% (p4), dan perlakuan v konsentrasi 75% (p5). uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada daun bandotan. hasil kemudian di analisis dan di uji dengan kruskal wallis untuk perbedaan yang nyata. hasil penelitian menunjukkan pada skrinning fitokimia daun bandotan mengandung tanin, alkaloid, flavonoid, terpenoid. pada uji waktu morbiditas dan mortalitas cacing ascaridia galli pada perlakuan i sebagai kontrol negatif (p1) adalah 460 dan 925 menit, pada perlakuan ii sebagai kontrol positif (p2) yaitu 175 dan 270 menit, pada perlakuan iii konsentrasi 25% (p3) yaitu 350 dan 495 menit, perlakuan iv konsentrasi 50% (p4) yaitu 98,7 dan 140 menit, dan perlakuan v konsentrasi 75% (p5) yaitu 47 dan 85 menit. dari data ini dapat dilihat bahwa pada perlakuan dengan konsentrasi 50% dan 75% memberikan hasil yang lebih cepat dari semua skor dibandingkan albendazole 15 mg/ml sebagai kontrol positif. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun bandotan memiliki efek terhadap waktu morbiditas dan mortalitas cacing ascaridia galli secara in vitro. kata kunci: ascardia galli, ageratum conyzoides l., in vitro, morbiditas, mortalitas.



Abstract

ABSTRACT The worm Ascaridia galli causes ascaridiosis, which affects poultry and causes economic losses. Commercial anthelmintics treatment is uneconomical and can cause resistance, so herbal anhtelmintics are alternative treatment. The purpose of this study was to determine the effect of bandotan leaf extract (Ageratum conyzoides L.) on the morbidity and mortality of Ascardia galli worms in vitro. This study used 15 Ascaridia galli worms with 5 treatments and 3 repetitions. Treatment I: NaCl 0.9% as a negative control (P1), Treatment II: Albendazole 15 mg/ml as a positive control (P2), Treatment III: Extraction of bandotan leaves with a concentration of 25% (P3), Treatment IV: 50% (P4), and Treatment V: 75% (P5). Phytochemical tests were carried out to determine the content of secondary metabolites found in bandotan leaves. The results were then analyzed and with the Kruskal-Wallis test for significant differences. The results showed that the phytochemical screening of bandotan leaves contained tannins, alkaloids, flavonoids, and terpenoids. In the time test, the morbidity and mortality of Ascaridia galli worms in treatment I as a negative control (P1) were 460 and 925 minutes; in treatment II as a positive control (P2), namely 175 and 270 minutes; in treatment III, a concentration of 25% (P3) was 350 and 495 minutes; in IV treatment, a 50% concentration (P4) was 98.7 and 140 minutes; and in treatment V, a 75% concentration (P5) was 47 and 85 minutes. From these data, the treatment with concentrations of 50% and 75% gave faster results in all scores compared to albendazole 15 mg/ml as a positive control. Thus, the administration of bandotan leaf exctract has anthelmintic potential against the morbidity and mortality of Ascaridia galli worms in vitro. Keywords: Ascardia galli, Ageratum conyzoides L., in vitro, morbidity, and mortality.



    SERVICES DESK