Diabetes melitus (dm) yang tidak terkendali dengan baik dapat meningkatkan terjadinya komplikasi akut maupun kronik, untuk itu diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi farmakologis dan non farrnakologis agar dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas dm. kepatuhan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktornya adalah pengetahuan. pengetahuan pasien tentang penyakit dan terapi om merupakan ha1 yang membutuhkan perhatian lebih. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pasien diabetes melitus dalam menjalani terapi di rsud dr. zainoel abidin banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 91 responden. penelitian dilakukan dari tanggal 8 november sampai tanggal 31 desember 2012 di poliklinik endokrin rsud dr. zainoel abidin banda aceh. data diperoleh melalui kuesioner dengan wawancara langsung kepada pasien. analisis data menggunakan uji statistik chi-square (a < 0,05; ci = 95%). hasil penelitian mengenai hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan terapi obat (p value 0,015), terapi nutrisi medis (p value 0,028), dan aktivitas fisik (p value 0,023). kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pasien dm dalam menjalani terapi obat, terapi nutrisi medis, dan aktivitas fisik. kata kunci: pengetahuan, kepatuhan, diabetes melitus, terapi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENJALANI TERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI ENDOKRIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (DELLA ZATIRA, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGETAHUAN PASIEN TENTANG DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK ENDOKRIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (PUTRI AGUSTINA, 2025)