Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan di dayah darul quran aceh besar oleh: muhammad npm: 2009200050013 komisi pembimbing: 1. dr. khairuddin, m. pd. 2. dr. bahrun, m. pd. abstrak pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi salah satu langkah tepat dalam penguatan pembiayaan pendidikan sebagai bentuk demokrasi berkeadilan yang bermakna bahwa masyarakat berhak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu dan berkewajiban dalam penyediaan dana. tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) program pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan; (2) langkah-langkah strategis pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan; dan (3) faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan. teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. subjek penelitian meliputi pimpinan dan sekretaris, bendahara, dan kepala sekolah. analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian adalah (1) program pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan pada dayah darul quran aceh (dqa) adalah menjalin kerjasama dengan pemerintah gampong yang berada dalam kecamatan kuta malaka untuk memudahkan dalam menyampaikan bahwa pendidikan adalah tanggungjawab bersama. kemudian program pendidikan yang dijalankan dqa telah sesuai dengan rumusan visi dan misi dan menggunakan kurikulum ganda yaitu antara kurikulum pendidikan nasional dan kurikulum dayah. kurikulum dayah memiliki program unggulan yaitu bidang hafalan alquran, bidang bahasa arab dan inggris; (2) langkah pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan, meliputi: pertama, perencanaan pembiayaan pendidikan dilakukan dengan tahapan analisis permasalahan, analisis potensi, dan analisis kepentingan masyarakat yang berasaskan musyawarah untuk mufakat. kedua, pelaksanaan pembiayaan pendidikan dilakukan melalui penggerakan sumber daya dan dana, kegiatan administrasi dan koordinasi, serta penjabaran program dengan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. ketiga, evaluasi pembiayaan pendidikan dilakukan dengan melakukan perbandingan antara rencana anggaran belanja dan realisasi penggunaannya dengan prinsip jujur dan transparans. pemberdayaan masyarakat dalam pembiayaan pendidikan yang bersifat fungsional religius kultural; dan (3) faktor penghambat yang terjadi adalah komunikasi koordinasi anatara pimpinan dengan bawahan terlalu sistematis. sebagai faktor pendukung adalah kerjasama yang baik dan tenaga kependidikan yang profesioanal. kata kunci: pemberdayaan masyarakati, pembiayaan pendidikan, dayah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI PESANTREN DARUL QURAN ACEH BESAR. Banda Aceh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan,2023
Baca Juga : PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENANGGULANGI PERILAKU MENYIMPANG REMAJA (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH) (HUNAFA RAMADHANA, 2025)
Abstract
COMMUNITY EMPOWERMENT STRATEGY IN EDUCATION FUND IN TRADITIONAL ISLAMIC SCHOOL OF DARUL QURAN ACEH OF ACEH BESAR ABSTRACT (Muhammad) Community empowerment is considered a one of the proper steps in strengthening education funds as a form of democracy which means that the community has the right to receive quality education and is obliged to provide funds. This research aimed to find out: (1) community empowerment programs in education financing; (2) Strategic steps for community empowerment in education financing; and (3) supporting and inhibiting factors for community empowerment in education funding. The data was collected through observation, interviews, and documentation studies. Research subjects include leaders and secretaries, treasurers, and school principals. The data were analyzed using descriptive qualitative, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study revealed that (1) the community empowerment program in the education fund at Traditional Islamic School of Darul Quran Aceh (DQA) was collaborating with the villages government in Kuta Malaka Sub-district area to ease in conveying that education is a shared responsibility. Then the education program implemented by (Darul Quran Aceh) DQA followed the formulation of the vision and mission and used a dual curriculum between the national education curriculum and the traditional Islamic curriculum. The traditional Islamic curriculum has excellent programs; Quran Memorization, Arabic, and English; (2) Community empowerment steps in education fund include: First, education fund planning was carried out with the stages of problem analysis, potential analysis, and community interest analysis based on negotiation for consensus. Second, the implementation of education financing was carried out through mobilizing resources and funds, administrative and coordination activities, and the elaboration of programs with the principles of the community, by the community, and for the community. Third, the education fund was evaluated by comparing the planned budget and the realization of its use with the honesty and transparency principles. Community empowerment in education funds was culturally religious functional, and (3) the inhibiting factors that occurred were communication and coordination between leaders and subordinates systematically. In specific, the supporting factors were cooperative and professional education staff. Keywords: Community Empowerment, Education Fund, Traditional Islamic School
Baca Juga : PROSEDUR PEMBIAYAAN REVOLVER PADA BANK LKMS MAHIRAH MUAMALAH KOTA BANDA ACEH (Teuku Rafli Putra, 2025)