Pembelajaran akan berjalan efektif apabila siswa mengerti materi yang guru sampaikan. oleh karena itu, guru perlu metode komunikasi dan pembelajaran yang tepat pada siswa tunagrahita agar pembelajaran berjalan efektif. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal guru pada siswa tunagrahita slb yppc labui banda aceh. teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori fenomenologi. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan penentuan informan berdasarkan metode purposive sampling dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. terdapat tiga informan dalam penelitian ini, yaitu guru slb yppc labui yang berpengalaman mengajar minimal selama 5 tahun. teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap guru memiliki pengalaman yang beragam selama mengajar siswa tunagrahita. setiap guru memiliki makna yang hampir sama mengenai siswa tunagrahita. dalam melakukan komunikasi interpersonal pada siswa tunagrahita, guru menggunakan komunikasi verbal yaitu kata-kata yang sederhana dan dilakukan berulang-ulang, dibantu dengan komunikasi nonverbal seperti intonasi suara, gerakan tangan, raut wajah, dan tatapan mata. pendekatan komunikasi yang guru lakukan adalah secara pribadi dengan mendatangi siswa terlebih dahulu dan menyapa serta mengajak berbicara siswa. pendekatan yang guru lakukan dapat meminimalkan hambatan yang kemungkinan terjadi dalam mencapai tujuan pembelajaran. adapun saran yang diberikan adalah 1) setiap guru slb yppc labui dapat menjaga hubungan baik dengan siswa dan mengembangkan komunikasi yang guru lakukan agar mencapai tujuan pembelajaran secara maksimal dan 2) setiap guru slb dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar anak berkebutuhan khusus dengan lebih kreatif dan berkualitas. kata kunci : komunikasi interpersonal, guru slb, siswa tunagrahita, teori fenomeologi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) PADA SISWA TUNAGRAHITA SLB YPPC LABUI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023
Baca Juga : DERAJAT KEPARAHAN MALOKLUSI PADA TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA LABUI BANDA ACEH (Indana Zulfa Nabila, 2014)
Abstract
The learning process will run effectively if students understand the lessons that the teacher teach. Thus, teachers need a proper communication and learning methods for intellectual disability students so that the learning can runs effectively. This research aims to discover special schools’s teachers interpersonal communication in intellectual disability students at SLB YPPC Labui Banda Aceh. The theory used in this study is the Phenomenological Theory. This research used a qualitative descriptive method, with the determination of informants based on a purposive sampling method and collecting data through observation, interviews and documentation. There were three informants in this study, they are SLB YPPC Labui teachers who had teaching experiences at least 5 years. Data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research indicate that each teachers has various experiences while teaching intellectual disability students. Every teachers has almost the same meaning regarding intellectual disability students. In conducting interpersonal communication with intellectual disability students, the teachers uses verbal communication, namely simple words and is done repeatedly, assisted by nonverbal communication such as voice intonation, hand movements, facial expressions, and eye gaze. The communication approach that the teachers takes is personally by approaching students first and greeting and inviting students to talk. The approach that the teachers takes can minimize obstacles that may occur in achieving learning purpose. The suggestions are 1) each SLB YPPC Labui’s teacher can maintain the good relations with students and develop the teachers’s communication in order to achieve maximum learning and 2) each SLB teacher can improve the teacher’s skills in teaching Children with Special Needs in a more creative and quality way. Keywords: Interpersonal Communication, Special Schools Teacher, Intellectual Disability Students, Phenomenological Theory