Abstrak kota sabang berada dalam provinsi aceh merupakan daerah pesisir atau terluar dan sektor perikanannya, baik ikan ataupun gurita, memiliki potensi dan peluang untuk peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga banyak penduduknya berprofesi sebagai nelayan. ie meulee sebagai salah satu gampong yang ada dalam kota sabang banyak terdapat gurita di perairannya dan mempunyai kontribusi nyata dalam peningkatan pendapatan masyarakat. nelayan gurita gampong tersebut dalam menangkap gurita umumnya menggunakan jenis alat tangkap tembak, namun ada juga sebagian yang menggunakan alat tangkap pancing, tetapi persentasenya relatif kecil. sistem operasi alat tembak adalah dengan cara menyelam sampai kedalaman air 15 meter dari permukaan laut untuk mengintai gurita yang ada disarangnya. adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan alat tangkap yang digunakan oleh nelayan gurita gampong ie meulee dan untuk mengetahui rata-rata hasil tangkapan gurita dengan menggunakan alat tangkap tembak yang digunakan nelayan dalam mencari gurita. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, yaitu dengan melakukan teknik survey, observasi dan wawancara. hasil penelitian membuktikan bahwa alat tangkap yang digunakan oleh nelayan gurita di gampong ie meulee kecamatan sukajaya kota sabang mencakup dua jenis, yaitu alat tangkap tembak dan alat tangkap pancing. komponen alat tangkap tembak terdiri dari kayu (untuk gagang panjangnya 110 cm), besi bulat ukuran 10 atau 12 mm (untuk anak tembak panjangnya 90 cm) dan karet pelontar anak tembak 60 cm). alat termbak ini beratnya berkisar 1 sampai dengan 1,5 kg (tergantung jenis kayu yang dipakai).rata-rata hasil tangkapan gurita dengan menggunakan alat tangkap tembak di gampong ie meulee kecamatan sukajaya kota sabang adalah 6-8 ekor dalam setiap kegiatan penangkapan.hal ini terbukti dari penyebaran kuesioner juga diperkuat oleh hasil wawancara dengan unsur aparatur pemerintahan dan tokoh masyarakat. dengan demikian dapat dikatakan bahwa alat tangkap tembak berpengaruh besar dalam meningkatkan pendapatan para nelayan pencari gurita di gampong ie meulee kota sabang. kata kunci: hasil tangkapan gurita, alat tangkap, pendapatan nelayan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS HASIL TANGKAPAN GURITA MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP TEMBAK DI GAMPONG IE MEULEE KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2023
Baca Juga : KAJIAN EFEKTIVITAS ALAT TANGKAP GURITA NELAYAN TRADISIONAL DESA AIR PINANG, SIMEULUE (TRIA ELVIONITA, 2025)
Abstract
ABSTRACT The city of Sabang is in Aceh Province which is a coastal or outermost area and the fisheries sector, both fish and octopus, has the potential and opportunities to improve the community's economy, so that many residents work as fishermen. Ie Meulee as one of the villages in Sabang City has lots of octopuses in its waters and has a real contribution to increasing people's income. The village octopus fishermen in catching octopus generally use shooting gear, but there are also some who use fishing rods, but the percentage is relatively small. The operating system of shooting gear is by diving to a water depth of 15 meters from sea level to spy on the octopus in its nest. The purpose of this study was to describe the fishing gear used by octopus fishermen in Ie Meulee Village and to find out the average octopus catch using the shooting gear used by fishermen in searching for octopuses. The research method used in this study is descriptive method, namely by conducting surveys, observations and interviews. The results of the study prove that the fishing gear used by octopus fishermen in Ie Meulee Village, Sukajaya District, Sabang City includes two types of fishing gear, namely shooting gear and fishing rod. The components of the shooting gear consist of wood (110 cm long for the handle), 10 or 12 mm round iron (90 cm long for the shooting arrows) and 60 cm rubber for the shooting arrows). This gun weighs between 1 and 1.5 kg (depending on the type of wood used). The average octopus catch using shooting gear in Ie Meulee Village, Sukajaya District, Sabang City is 6-8 in each fishing activity. This is evident from the distribution of questionnaires which is also reinforced by the results of interviews with elements of the government apparatus and community leaders. Thus it can be said that shooting gear has a major effect on increasing the income of octopus-seeking fishermen in Ie Meulee Village, Sabang City. Keywords: Octopus Catches, Fishing Gear, Fishermen's Income
Baca Juga : TEKNOLOGI PENANGKAPAN GURITA DENGAN ALAT TANGKAP DEMEN DI DESA LAMEREM, KECAMATAN ALAFAN, KABUPATEN SIMEULUE (RINA YANTI, 2022)