Peraturan menteri energi dan sumber daya mineral nomor 29 tahun 2016 tentang mekanisme pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga sdengan daya 450 va dan rumah tangga miskin dan kurang mampu daya 900 va. implementasi kebijakan subsidi listrik diketahui terdapat penerima subsidi listrik yang tidak tepat sasaran. tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan subsidi listrik yang diberikan pemerintah melalui pt pln (persero) kepada masyarakat miskin dan kurang mampu. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah kriteria evaluasi kebijakan yang dikembangkan william n. dunn. dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. informan dalam penelitian ini ditentukan melalui purposive sampling. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan subsidi listrik di kota banda aceh sudah berjalan sesuai dengan tujuan yaitu meringankan beban masyarakat miskin dan kurang mampu namun belum optimal. adanya kecurangan yang dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh bantuan subsidi listrik dan penyampaian informasi yang tidak tepat sasaran. saran dalam penelitian yaitu diharapkan pt pln (persero) uiw aceh dan pemerintah desa setempat melaksanakan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat miskin dan kurang mampu dan menjadikan tanggung jawab pt pln (persero) dalam menentukan kelayakan penerima bantuan subsidi listrik dan diharapkan pemerintah dan/atau pemerintah daerah, dinas sosial dan pt pln (persero) dapat menciptakan inovasi baru dalam pelaksanaan kebijakan subsidi listrik agar menjadi tepat sasaran di kemudian hari. kata kunci: evaluasi kebijakan, subsidi listrik, tepat sasaran
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KEBIJAKAN SUBSIDI LISTRIK PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA PERSERO UIW ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023
Baca Juga : PROSEDUR PENGHAPUSAN PIUTANG PELANGGAN PADA PT. PLN (PERSERO)RAYON MERDUATI (Rahmat Hidayat, 2013)
Abstract
Regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources Number 29 of 2016 concerning the Mechanism of Providing Electricity Tariff Subsidies for Households with a power of 450 VA and poor and underprivileged households with a power of 900 VA. The implementation of the electricity subsidy policy is known to have recipients of electricity subsidies that are not on target. The purpose of this study was to evaluate the implementation of the electricity subsidy policy provided by the government through PT PLN (Persero) to the poor and underprivileged. The theory used in this study is the policy evaluation criteria developed by William N. Dunn. In this study, researchers used qualitative research methods with a descriptive approach. The data sources used are primary data and secondary data obtained through observation, documentation and interviews. Informants in this study were determined through purposive sampling. Based on the results of the research, it shows that the electricity subsidy policy in Banda Aceh City has been running according to the objective, namely to ease the burden on the poor and underprivileged, but not yet optimal. There is fraud committed by the public to obtain electricity subsidy assistance and the delivery of information that is not on target. Suggestions in the research are that it is hoped that PT PLN (Persero) UIW Aceh and the local village government carry out socialization directly to the poor and underprivileged and make it the responsibility of PT PLN (Persero) in determining the eligibility of recipients of electricity subsidy assistance and it is hoped that the government and/or regional governments , the Social Service and PT PLN (Persero) can create new innovations in the implementation of electricity subsidy policies so that they are right on target in the future. Keywords: Policy Evaluation, Electricity Subsidy, Right on Target.