Endometriosis merupakan sebuah penyakit estrogen-dependen yang ditandai dengan adanya manifestasi dismenore atau nyeri menstruasi yang berulang sebagai hasil reaksi inflamasi. dismenore sendiri menjadi salah satu kondisi medis dan keluhan yang paling sering dikeluhkan oleh wanita selama masa reproduksinya. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara indeks massa tubuh dan derajat keparahan dismenore pada pasien endometriosis di rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh. penelitian ini dilakukan pada periode agustus—september 2022. penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang berjumlah 31 orang. pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara consecutive sampling. pengambilan data dilakukan secara wawancara. analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji spearman correlation coefficient. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas terdapat 16 orang (51,6%) yang memiliki indeks massa tubuh overweight dan 14 orang (45,2%) mengalami dismenore dengan derajat keparahan kategori sedang dari 31 responden. adapun populasi dengan kategori indeks massa tubuh underweight memiliki persentase penderita dismenore derajat sedang tertinggi yaitu sebanyak (66,7%). penelitian ini juga menunjukan bahwa indeks massa tubuh berhubungan dengan derajat keparahan dismenore pada pasien endometriosis di rumah sakit dr. zainoel abidin banda aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DISMENORE PADA PASIEN ENDOMETRIOSIS DI RSUDZA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2023
Baca Juga : HUBUNGAN INTERLEUKIN-6 DAN CA-125 DENGAN STADIUM ENDOMETRIOSIS DAN DERAJAT NYERI PADA PASIEN ENDOMETRIOSIS (Regina Marhadisony, 2025)
Abstract
Endometriosis is an estrogen-dependent disease characterised by dysmenorrhea or recurrent menstrual pain caused by an inflammatory response. Dysmenorrhea is one of the most common medical conditions and complaints among women during their reproductive years. The purpose of this study was to determine the relationship between Body Mass Index and the severity of dysmenorrhea in endometriosis patients at the Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. This research was conducted in the period August-September 2022. This research was an analytical study with a cross-sectional approach with a total sample of 31 people. Sampling in this study was carried out by consecutive sampling. Data collection was done by interview. Data analysis in this study used bivariate analysis with the Spearman Correlation Coefficient Test. The results of this study showed that the majority of 16 people (51.6%) had an overweight Body Mass Index and 14 people (45.2%) had dysmenorrhea with moderate severity from 31 respondents. The population with the underweight Body Mass Index category has the highest percentage of people with moderate degree dysmenorrhea (66.7%). This study also showed that Body Mass Index was associated with the severity of dysmenorrhea in endometriosis patients at Dr. Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh.
Baca Juga : HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN PNEUMONIA KOMUNITAS BERDASARKAN CURB-65 YANG DISERTAI SEPSIS DAN NON SEPSIS DENGAN KADAR PROKALSITONIN (dr. Abdul Aziz Mubarok, 2020)