Produksi perikanan di kota banda aceh terdiri dari ikan pelagis kecil dan ikan pelagis besar. ikan hasil tangkapan tersebut beberapa diantaranya diperjual belikan di luar daerah (ekspor). ikan yang diekspor ialah ikan yang termasuk unggulan, berkualitas baik dan bernilai jual tinggi sehingga meningkatkan perekonomian nelayan sekitar dan juga dapat menambah pendapatan daerah. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis ikan komoditas unggulan pada sektor perikanan tangkap di kota banda aceh. data dikumpulkan melalui kegiatan pengamatan, wawancara, dan penelusuran studi pustaka. jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. analisis data menggunakan analisis location quotiens (lq) untuk mengetahui komoditas basis atau nonbasis. analisis shift share (ass) untuk mengetahui tingkat perkembangan ikan disuatu daerah, dan analisis spesialisasi (si) untuk mengetahui spesialisasi produksi. hasil yang diperoleh dari analisis lq, ass dan si dapat diketahui bahwa jumlah komoditas perikanan tangkap di kota banda aceh sebanyak 79 spesies, dan terdapat 3 spesies ikan yang termasuk komoditas unggulan di kota banda aceh yaitu ikan layang (decaptterus sp.) dengan nilai lq 1,563, ass 1.134.038,00 dan spesialisasi 7,39%. ikan layaran (istiophorus sp.) dengan nilai lq 3,856, ass 81.383,45 dan spesialisasi 1,60%. ikan tongkol banyar (euthynnus lineatus) dengan nilai lq 4,740, ass 124.023,48 dan spesialisasi 5,89%. kata kunci : ekspor, location quotiont (lq), shift share (ss), spesialisasi (si)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan,2023
Baca Juga : ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI KOTA BANDA ACEH (Nurmanizar, 2023)
Abstract
Fishery production in Banda Aceh City consists of small pelagic fish and large pelagic fish. Some of the caught fish are traded outside the area (export). Fish that are exported are fish that are superior, of good quality and of high selling value so as to improve the economy of local fishermen and can also increase regional income. This study aims to analyze the superior commodity fish species in the capture fisheries sector in Banda Aceh City. Data was collected through observation, interviews and literature search. The type of data used is in the form of primary data and secondary data. Data analysis uses Location Quotients (LQ) Analysis to determine basic or non-basic commodities. Shift Share Analysis (ASS) to determine the level of development of fish in an area, and Specialization Analysis (SI) to determine production specialization. The results obtained from the analysis of LQ, ASS and SI can be seen that the number of capture fisheries commodities in Banda Aceh City is 79 species, and there are 3 fish species which are included as superior commodities in Banda Aceh City, namely flying fish (Decaptterus sp.) with an LQ value of 1.563 , ASS 1,134,038.00 and Specialization 7.39%. Sailfish (Istiophorus sp.) with a value of LQ 3.856, ASS 81,383.45 and Specialization 1.60%. Cobfish (Euthynnus lineatus) with LQ value of 4.740, ASS of 124,023.48 and Specialization of 5.89%. Keywords : Export, Location Quotiont (LQ), Shift Share (SS), Specialization (SI)
Baca Juga : SUBSIDI PERIKANAN DI PROVINSI ACEH (MUHAMMAD TAISIR AFRIAN, 2021)