Glaukoma adalah kelainan mata yang menyebabkan optik neuropati, ditandai dengan meningkatnya tekanan intraokular. glaukoma merupakan salah satu penyebab utama kebutaan, yang angkanya terus meningkat dan menduduki urutan kedua dari tiga penyebab utama kebutaan. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan tekanan intraokular penderita glaukoma sebelum dan sesudah pemberian terapi. jenis penelitian ini adalah analitik, data diperoleh dari status pasien yang berobat di poli mata rsud dr. zainoel abidin banda aceh jumlah sampel sebanyak 17 orang dengan jumlah mata 26. data dianalisis menggunakan uji t berpasangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan intraokular sebelum terapi 31,78 ± 8,9 mmhg dan sesudah terapi menjadi 15,80 ± 4,5 mmhg (p= 0,000). dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan tekanan intraokular setelah pemberian terapi timolol 0,5% dan asetazolamid 250 mg pada pasien glaukoma. kata kunci : glaukoma, tekanan intraokular, kebutaan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN TEKANAN INTRAOKULAR PENDERITA GLAUKOMA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN TERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : KARAKTERISTIK PASIEN GLAUKOMA NEOVASKULAR AKIBAT RETINOPATI DIABETIK DI POLIKLINIK MATA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Amalia Ghina Natasya, 2022)