Dayah dilihat dari segi kondisi lingkungan pondok serta perilaku kesehatan santri mempunyai resiko yang cukup besar terhadap penularan penyakit. angka kesakitan para santri cukup tinggi khususnya jenis penyakit kulit tertentu yaitu skabies sebesar 2,7% (amiruddin, 1988, disitasi harahap, 2000) dan 40,28% (muzakir, 2008). skabies ada penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabiei var hominis. skabies tidak mengancam jiwa, akan tetapi gejala gatal yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas santri. skabies mudah menyebar pada tempat yang memiliki kepadatan penduduk tinggi, kesehatan lingkungan yang rendah, tingkat sosial ekonomi yang rendah dan kontak yang dekat diantara setiap orang. skabies cenderung tinggi pada anak-anak dan remaja (bukhart, 1983, disitasi andayani, 2005). penelitian ini telah dilakukan di dayah terpadu lnshafuddin lambaro skep untuk mengetahui perilaku santri dalam upaya pencegahan skabies. adapun hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan santri dalam upaya pencegahan skabies, mayoritas santri memiliki tingkat pengetahuan baik (64%) dan 31 % santri memiliki tingkat pengetahuan yang sedang dalam upaya pencegahan skabies. sikap santri terhadap pencegahan skabies, 71 % bersikap baik dan 29% santri bersikap sedang. mayoritas santri (64%) memiliki tingkat tindakan sedang dalam upaya pencegahan skabies dalam komunitas mereka. kata kunci : skabies, dayah, perilaku
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERILAKU SANTRI DALAM UPAYA PENCEGAHANRNSKABIES DI DAYAH TERPADU INSHAFUDDIN LAMBARO SKEP KOTA BANDA ACEHRNTAHUN 2011. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : STUDI PERBANDINGAN PENGETAHUAN SANTRI TENTANG MITIGASI BENCANA COVID-19 DI DAYAH BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (NAGHIE ADELIA, 2021)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SANTRIWATI TENTANG PEDIKULOSIS KAPITIS DI YAYASAN PONDOK PESANTREN DAYAH TERPADU INSHAFUDDIN BANDA ACEH (DHEA ZAHRA PRATIWI, 2020)