Ceplukan (physalis angulata linn) digunakan secara tradisional untuk menurunkan kadar glukosa darah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buah ceplukan terhadap kadar glukosa darah mencit yang dibebani glukosa. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 25 ekor mencit galur swiss jantan, usia 2-3 bulan, berat 20-30 gram dan dibagi ke dalam 5 kelompok. kelompok 1 merupakan kontrol negatif diberikan cmc 0,5%, kelompok ii adalah kontrol positif yang diberikan akarbose dosis 0,006 mg/grambb. kelompok iii, iv dan v diberikan ekstrak buah ceplukan dengan dosis yang berbeda, yakni 0,15, 0,3 dan 0,45 mg/grambb. setelah perlakuan cuplikan darah diambil dan diukur setiap 30 menit. data yang dihasilkan dianalisa menggunakan anova pada taraf 5% dilanjutkan dengan uji lsd. hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah ceplukan dosis 0,3 mg/grambb mampu menurunkan kadar glukosa darah mencit secara bermakna sedangkan pemberian ekstrak buah ceplukan dosis 0,45 mg/gbb tidak mampu memberikan efek yang lebih besar. namun demikian pada penelitian ini efek hipoglikemik yang ditimbulkan oleh ekstrak buah ceplukan masih lebih rendah dibandingkan akarbose. kata kunci: ceplukan (physalis angulata linn), glukosa darah, akarbose
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH CEPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA LINN) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (MAUS MUSCULUS). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH PINANG PUTRI (ADONIDIA MERRILLI) (DEKA SAPUTRA, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN (Muhammad subkhan, 2023)