Perubahan penggunaan lahan merupakan kegiatan yang berlangsung di permukaan bumi yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. kabupaten simeulue merupakan salah satu kabupaten yang mengalami perubahan penggunaan lahan yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti pertambahan penduduk, perkembangan industri, urbanisasi, perkembangan infrastruktur jalan, dan kebijakan pemerintah serta bencana alam, misalnya bencana tsunami. penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode survey. penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pra analisis dan tahap analisis data, menggunakan klasifikasi terbimbing (supervised) dengan algoritma yaitu maximum likelihood classification (mlc), dengan menggunakan citra landsat 7 untuk tahun 2007 dan 2012, serta landsat 8 untuk tahun 2017 dan 2022 sehingga menghasilkan perubahan penggunaan lahan tahun 2007 – 2022 di kabupaten simeulue. hasil interpretasi citra landsat dengan menggunakan sistem klasifikasi standar nasional indonesia (sni) tahun 2014 terhadap penggunaan lahan tahun 2007-2022 di kabupaten simeulue terdapat 8 kategori yaitu hutan, semak dan belukar, kebun dan tanaman campuran, pemukiman, sawah, lahan terbuka, badan air dan perkebunan. hasil analisis menunjukkan luas perubahan penggunaan lahan hutan dari tahun 2007-2012 sebesar -4% (- 6.008,63 ha), tahun 2012-2017 berubah seluas 4,3% (6.435,2 ha) dan pada tahun 2017-2022 adalah seluas 6% (10.010,99 ha) dari luas keseluruhan kabupaten simeulue. perubahan penggunaan lahan terbuka tahun 2007-2012 seluas -42% (-133,78 ha), tahun 2012-2017 berubah seluas 41% (75,41 ha) dan pada tahun 2017-2022 seluas -53 (-137,53 ha). laju perubahan penggunaan lahan berbeda–beda, pada tahun 2007-2012 laju perubahan penggunaan lahan hutan sebesar -1.201,73 ha/tahun temasuk kedalam kategori cepat. pada tahun 2012-2017 seluas 643,52 ha/tahun, dan tahun 2017-2022 seluas 667,40 ha/tahun juga termasuk kedalam categori cepat. laju perubahan penggunaan lahan terbuka pada tahun 2007-2012 seluas -26,76 ha/tahun, pada tahun 2012-2017 seluas 7,54 ha/tahun dan pada tahun 2017-2022 seluas -9,17 ha/tahun.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MONITORING PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KABUPATEN SIMEULUE PERIODE 2007-2022 DENGAN PENDEKATAN MAXIMUM LIKELIHOOD CLASSIFICATION. Banda Aceh Fakultas pertanian Ilmu Tanah,2023
Baca Juga : IDENTIFIKASI LAHAN TAMBANG BATUBARA EKSISTING MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH (Tania Anggun Aptina, 2018)
Abstract
Land use change is an activity that takes place on the earth's surface that is usually not directly visible from imagery. Simeulue Regency is one of the districts that has experienced land use change caused by several factors such as population growth, industrial development, urbanization, road infrastructure development, and government policies as well as natural disasters, such as tsunamis. This research uses quantitative descriptive analysis with survey method. This research consists of three stages, namely the preparation stage, the pre-analysis stage and the data analysis stage, using supervised classification with the algorithm, namely Maximum Likelihood Classification (MLC), using Landsat 7 images for 2007 and 2012, and Landsat 8 for 2017 and 2022 so as to produce land use changes in 2007 - 2022 in Simeulue Regency. The results of Landsat image interpretation using the 2014 Indonesian National Standard (SNI) classification system for land use in 2007-2022 in Simeulue Regency have 8 categories, namely forests, shrubs and bushes, gardens and mixed crops, settlements, rice fields, open land, water bodies and plantations. The results of the analysis showed that the area of forest land use change from 2007-2012 was -4% (-6,008.63 Ha), in 2012-2017 it changed by 4.3% (6,435.2 Ha) and in 2017-2022 it was 6% (10,010.99 Ha) of the total area of Simeulue Regency. The change in open land use in 2007-2012 was -42% (-133.78 Ha), in 2012-2017 it was 41% (75.41 Ha) and in 2017-2022 it was -53 (-137.53 Ha). The rate of land use change varies, in 2007-2012 the rate of change in forest land use amounted to -1,201.73 Ha / year and was included in the fast category. In 2012-2017 an area of 643.52 Ha/year, and in 2017-2022 an area of 667.40 Ha/year was also included in the fast category. The rate of change of open land use in 2007-2012 was -26.76 Ha/year, in 2012-2017 it was 7.54 Ha/year and in 2017-2022 it was -9.17 Ha/year.