Kesejahteraan subjektif adalah evaluasi kognitif dan afektif hidup individu termasuk reaksi emosional terhadap berbagai peristiwa yang dialami. salah satu faktor yang memengaruhi kesejahteraan subjektif yaitu tingkat pendidikan individu. tingkat pendidikan yang rendah akan mempersulil individu menerima dan mengerti informasi kesehatan yang disampaikan, sedangkan dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi akan mempermudah individu untuk menyerap informasi khususnya dalam hal kesehatan dan menerapkan informasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kesejahteraan subjektif pada penderita diabetes mellitus (dm) tipe ii berdasarkan tingkat pendidikan. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik purposive sampling. subjek penelitian berjumlah 82 orang dan memiliki karakteristik sebagai berikut: pasien dengan diagnosa dm tipe ii yang berusia 21-60 tahun dan sedang berobat jalan di rumah sakit, klinik atau tempat praktek dokter di banda aceh. metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kesejahteraan subjektif yang disusun oleh arbiyah, imelda dan oriza (2008) yang terdiri dari 29 aitem. analisis data menggunakan teknik one way anova dengan hasil f yang diperoleh yaitu sebesar 1,573 dengan harga p sebesar 0,203 (p>0,203). hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kesejahteraan subjektif pada penderita dm tipe ii berdasarkan tingkat pendidikan, artinya tinggi atau rendahnya tingkat pendidikan penderita dm tipe ii tidak menunjukkan perbedaan pada kesejahteraan subjektifnya. kata kunci: kesejahteraan subjektif, diabetes mellitus, tingkat pendidikan,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE 2RNPADA PENDERITA OBESITAS DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR (Andi Marwansyah, 2023)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN NEUROPATI SENSORIK PADA PENDERITA ULKUS DIABETIKUM (NOVITA SULISTIANI, 2021)