Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD AZMI NAJIB, PENDAFTARAN MEREK DAGANG PADA USAHA MIKRO DAN RNKECIL DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Hukum,2023

Pasal 3 undang-undang nomor 20 tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis menyatakan bahwa “hak atas merek diperoleh setelah merek tersebut terdaftar”. akan tetapi, dalam praktiknya banyak usaha mikro dan kecil (umk) di kota banda aceh yang tidak mendaftarkan merek dagangnya. tujuan penelitian ini ialah untuk menjelaskan alasan pelaku umk mendaftarkan merek dagang di kota banda aceh, faktor penghambat pelaku umk dalam mendaftarkan merek dagang di kota banda aceh, dan upaya yang dilakukan pihak terkait dalam meningkatkan jumlah pendaftaran merek dagang oleh pelaku umk di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan mengkaji hukum yang berlaku serta mengkaitkanya dengan realitas hukum yang terjadi dalam masyarakat. data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan dilanjutkan dengan penelitian lapangan dengan mewawancarai responden dan informan yang ditentukan. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan pelaku umk mendaftarkan merek dagang di kota banda aceh yaitu adanya perlindungan hukum atas merek dagang, keterbukaan informasi atas merek dagang, dan memperluas pasar dagang. faktor penghambat pelaku umk dalam mendaftarkan merek dagang di kota banda aceh adalah minimalnya pengetahuan seputar merek dagang, kurangnya kesadaran hukum, dan keuntungan umk yang sedikit. dan upaya yang dilakukanpihak terkait dalam meningkatkan jumlah pendaftaran merek dagang oleh pelaku umk di kota banda aceh, yaitu melakukan sosialisasi dan memfasilitasi pendaftaran merek dagang. disarankan kepada pelaku umk untuk mendaftarkan merek dagangnya di kota banda aceh agar mendapatkan perlindungan hukum dan lebih meingkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hukum. untuk disperindag aceh, dan diskop ukm aceh agar pro-aktif memfasilitasi pelaku umk yang ingin mendaftarkan merek dagang. kepada kanwil kemenkumham aceh, dinas perindustrian dan perdagangan aceh, dan dinas koperasi dan ukm aceh untuk meningkatkan sosialisasi terhadap pentingnya pendaftaran merek dagang



Abstract

Article 3 of Law Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications states that "rights to a mark are obtained after the mark is registered". However, in practice many Micro and Small Enterprises (MSEs) in Banda Aceh City do not register their trademarks. The purpose of this study is to explain the reasons for MSEs registering trademarks in Banda Aceh City, the inhibiting factors for MSEs in registering trademarks in Banda Aceh City, and the efforts made by related parties to increase the number of trademark registrations by MSEs in Banda Aceh City. This study uses an empirical juridical method by studying applicable law and linking it to the legal reality that occurs in society. Data obtained through library research and continued with field research by interviewing the specified respondents and informants. The results of this study indicate that the reasons for MSEs to register trademarks in Banda Aceh City are the existence of legal protection for trademarks, disclosure of information on trademarks, and expanding trade markets. The inhibiting factors for MSEs in registering trademarks in Banda Aceh City are minimal knowledge about trademarks, lack of legal awareness, and the small profits of MSEs. And the efforts made by related parties to increase the number of trademark registrations by MSEs in Banda Aceh City, namely conducting outreach and facilitating trademark registration. It is suggested to MSEs to register their trademarks in Banda Aceh City in order to get legal protection and increase awareness of the importance of legal protection. For the Aceh Disperindag, and the Aceh Diskop should be pro-active in facilitating MSEs who want to register trademarks. To the Aceh Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights, the Aceh Industry and Trade Service, and the Aceh Cooperatives and UKM Office forincrease socialization of the importance of trademark registration



    SERVICES DESK