Aktivitas fisik yang dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip latihan yang benar akan memberikan pengaruh, salah satunya jumlah trombosit darah. tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan meneliti pengaruh aktivitas fisik intensitas ringan dan sedang terhadap jumlah trombosit darah. jenis penelitian yang digunakan adalah randomized pretest-postest with control group dengan rancangan acak kelompok subjek penelitian terdiri atas 30 orang mahasiswa/i program studi pendidikan dokter angkatan 2007 fakultas kedokteran universitas syiah kuala yang berumur 20 - 21 tahun dan dibagi secara acak atas tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol, aktivitas fisik intensitas ringan, dan aktivitas fisik intensitas sedang. aktivitas fisik dilakukan dengan berlari di atas treadmill dengan beban aktivitas fisik 118 x /menit untuk kelompok aktivitas fisik intensitas ringan dan 158 x /menit untuk kelompok aktivitas fisik intensitas sedang. hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan induktif dengan uji shapiro - wilk, dilanjutkan dengan uji t (t-test) berpasangan dan mempertahankan tingkat kepercayaan p < 0,05. berdasarkan basil uji t (t-test) berpasangan diperoleh hasil : (1) tidak ada perbedaan jumlah trombosit yang bermakna antara pretest dan posttest pada kelompok kontrol (p = 0,07), (2) ada perbedaan yang bermakna antara pretest dan posttest pada kelompok aktivitas fisik intensitas ringan (p = 0,00), dan (3) ada perbedaan yang bermakna antara pretest dan posttest pada kelompok aktivitas fisik intensitas sedang (p = 0,00). jadi, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik intensitas ringan dan sedang terhadap peningkatkan jumlah trombosit. kata kunci : trombosit, aktivitas fisik, treadmill
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH AKTIVITAS FISIK INTENSITAS RINGAN DAN SEDANG TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT DARAH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN GEJALA DEPRESI PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH (MAULIZAHAYANI, 2016)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KADAR GULA DARAH DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PENDERITA NEUROPATI DIABETIK DI POLIKLINIK ENDOKRIN RSUDZA BANDA ACEH (Safrul Jamil, 2016)