Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit endokrin yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah. penggunaan obat-obatan herbal dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengobati penyakit diabetes. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah (allium ascalonicumi dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit yang diinduksi aloksan. penelitian ini adalah penelitian eksperimental melalui rancangan eksperimen semu waktu dengan kelompok kontrol. sampel penelitian ini adalah 15 ekor mencit (mus musculus l.) dibagi secara aeak ke dalam 3 kelompok, yaitu 2 kelompok perlakuan (ekstrak bawang merah masing-masing dengan dosis 250 mg/kgbb dan 1000 mg/kgbb) dan kelompok kontrol negatifyaitu akuades. semua kelompok diberikan perlakuan selama 7 hari, selanjutnya kadar gula darah mencit setiap kelompok diukur. data dianajisis menggunakan uji-t berpasangan. hasil pengukuran kadar gula darah sesudah perlakuan menunjukkan kadar gula darah rata-rata kelompok kontrol negatif, ekstrak bawang merab 250 mg/kgbb dan 1000 mg/kgbb adalah 422,75 mgldl, 382,5 mg/dl dan 125,5 mg/dl. hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata (p>0,05) kadar gula darah pada kelompok ki (kontrol negatif) dan k2 (ekstrak bawang merah 250 mg/kgbb), tetapi terdapat perbedaan yang nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH MENCIT YANG DLLNDUKSI ALOKSAN. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAHRNDAN PROPORSI KANDUNGAN BUTIR GLIKOGEN HATI MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN (Nurlaili, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII L.) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS) DIABETES ALOKSAN (Nindya Nika Putri, 2022)