Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nufika Santi, PERSEPSI KELUARGA PASIEN TENTANG PENYAKIT TB – PARU DI RUANG RAWAT INAP PARU RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2009

Tuberkulosis paru (tb-paru) merupakan penyakit menular iangsung yang disebabkan kuman tbc (microbacterium tuberculosis), sebagian besar kuman tbc menyerang paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lain. tujuan program penanggulangan tuberkulosis adalah menggunakan sumber daya yang terbatas untuk mencegah, mendiagnosis dan mengobati penyakit dengan cara yang paling baik dan ekonomis. kemampuan keluarga untuk mengenal, memutuskan tindakan yang tepat serta merawat penderita dengan penyakii tb-paru sangat diperlukan, sehingga proses perawatan dan pengobatan pasien tb-paru dapat berjalan dengan benar. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi keluarga pasien tentang penyakit tb-paru di ruang rawat lnap paru rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh tahun 2009. kerangka konsep penelitian berdasarkan teori dari robin (2006) tentang persepsi dan konsep tuberkulosis paru (tb-paru) dart somantri (2008) serta depkes rl. (2007). tempat penelitian dilakukan di ruang rawat inap paru rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh dengan desain penelitian deskripsi eksplorasi. penentuan jumlah sampel dengan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik accidental sampling dimana pengambilan sampel secara aksidental (accidental) ini dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia. alat peogumpul data dalam bentuk kuesioner. hasil analisa data secara umum distribusi persepsi keluarga tentang penyakit tb paru yang tertinggi berada dalam katagori balk yaitu 18 orang (60%) dan secara khusus yaitu ; gambaran distribusi persepsi keluarga tentang sifat alamiah penyakit tb-paru yang tertinggi berada dalam katagori baik yaitu 18 orang (60 %). persepsi keluarga tentang pencegahan penyakit tb paru yang tertinggi berada dalam katagori baik yaitu 17 orang (56,7%), persepsi keluarga tentang perawatan penyakit tb paru yang tertinggi berada dalam katagori kurang yaitu 16 orang (53,3%). berdasarkan hasil tersebut maka diharapkan kepada keluarga yang mempunyai anggota keluarga dengan tb-paru agar lebih meningkatkan kepedulian dan perhatian pada pasien dalam proses pengobatan dan perawatan baik di rumah sakit maupun selama dirawat dirumah. kata kunci : persepsi keluarga, tb-paru



Abstract



    SERVICES DESK