Kesadaran beribadah yang dimaksud yaitu seberapa jauh tingkat kepatuhan peserta didik dalam menjalankan ibadah shalat lima waktu dan puasa ramadhan yang merupakan perintah allah sesuai dengan ajaran agama islam. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kesadaran beribadah siswa sman 4 takengon. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survey. populasi penelitian adalah seluruh siswa sman 4 takengon yang berjumlah 441 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 209 siswa. sampel diambil menggunakan teknik clustered random sampling dengan jenjang kelas sebagai cluster-nya, yaitu sebanyak 3 kelas menggunakan rumus slovin. data dikumpulkan menggunakan skala kesadaran beribadah. hasil penelitian gambaran kesadaran yang dimiliki siswa diperoleh tingkat yang berbeda-beda. berdasarkan hasil keseluruhan tingkat kesadaran beribadah berada pada kategori tinggi dengan persentase 80.4% dan jika diukur berdasarkan jenjang kelas maka diperoleh dengan kategori kesadaran beribadah yang tinggi pada setiap jenjang kelasnya. dilihat dari segi aspek-aspek kesadaran beribadah maka tingkat kesadaran beribadah yang diperoleh pada masing-masing aspek, kognitif pada kategori tinggi 99.5%, afektif pada kategori tinggi 76,1% dan motorik pada kategori rendah 67.0%. hal ini telah membuktikan bahwa sebagian besar siswa sman 4 takengon sudah memahami bahwa shalat dan puasa merupakan suatu keharusan (kewajiban) untuk dilaksanakan, namun pada pelaksanaannya belum sejalan dengan pemahamannya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KESADARAN DALAM BERIBADAH (SUATU PENELITIAN DI SMAN 4 TAKENGON). Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2023
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA MELAUI PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN FISIKA DI SMAN 1 TAKEGON (AMALIA NURANDA, 2020)
Abstract
Awareness of worship in question is how far the level of obedience of students in carrying out the five daily prayers and Ramadan fasting which is God's command in accordance with the teachings of Islam. The purpose of this study was to describe the level of worship awareness of SMAN 4 Takengon students. This research uses a quantitative descriptive approach with a survey research type. The study population was all students of SMAN 4 Takengon, totaling 441 students with a total sample of 209 students. Samples were taken using the Clustered Random Sampling technique with class levels as the cluster, namely 3 classes using the Slovin formula. Data was collected using a worship awareness scale. The results of the research on the awareness picture that students have are obtained at different levels. Based on the overall results, the level of awareness of worship is in the high category with a percentage of 80.4% and if it is measured based on class level, it is obtained with the category of high awareness of worship at each class level. In terms of aspects of awareness of worship, the level of awareness of worship obtained in each aspect, cognitive in the high category is 99.5%, affective in the high category is 76.1% and motor in the low category is 67.0%. This has proven that most students of SMAN 4 Takengon already understand that prayer and fasting are a must (obligation) to be carried out, but the implementation is not in line with their understanding.