Remaja penyandang disabilitas seringkali mengalami masalah dalam melewati masa transisi disebabkan kareaa adanya stigma bahwa penyandang disabilitas hanya perlu dikasihani, kurangnya aksesibilitas dan sulit untuk memperoleh pendidikan sehingga menyebabkan remaja penyandang disabilitas sulit untuk melakukan penerimaan diri sehingga akan berpengaruh terhadap kebahagiaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan din dengan kebahagiaan pada remaja penyandang disabilitas, peoelilian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tehnik purposive sampling. subjek penelitian berjumlah 67 remaja penyandang disabilitas dengan karakteristik mengalami disabtlitas fisik, tidak mengalami disabilitas mental, berusia 11 - 21 tahun, menempuh pendidikan di sekolah luar biasa atau yayasan penyandang disabilitas dan bersedia menjadi subjek penelitian. metode pengumpulan data menggunakan skala peneerimaan diri yang diadaptasi dan linkowski yang terdiri dan 32 aitem dan skala kebahagiaan yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek kebabagiaan dari seligman yang terdiri dari 31 aitem. analisis data menggunakan tehnik korelasi product moment pearson dengan koefisien korelasi sebesar r= 0,716 dengan p=0,000(p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN KEBAHAGLAAN PADA REMAJA PENYANDAG DISABILITAS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PANTI ASUHAN KOTA BANDA ACEH (Bella Anugrah Fitri, 2015)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DI SOS DESA TARUNA BANDA ACEH (Muharrami Yulia Sari, 2015)