Stres akademik adalah respon rnahasiswa yang berupa perila.ku, pilciran, reaksi fisik maupun reaksi emosi negatif yang muncul akibat dari tuntutan sekolah atau akademik. stres pada kedokteran gigi disebabkan oleh beberapa faktor seperti kemampuan/ketrampilan dalam kepaniteraan klinik, kekurangan waktu dalam melakukan perawatan pada pasien, melengkapi persyaratan k.linik, memberikan perawatan kepada pasien, perbedaan pendapat antara staf klinik mengenai perawatan, dan mendapat kepercayaan dalam melakukan pengambilan keputusan klinik dalam perawatan. tingkat stres akademik di ukur dengan menggunakan kuisioner dental environment stress (des) yang merupakan kuisioner yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui ada tidaknya faktor stres pada mahasiswa kedokteran gigi. pada orang yang mengalami stres dapat menyebabkan kekurangan aliran saliva, sehingga berpengaruh pada ph saliva. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan ph saliva pada mahasiswa koass program studi kedokteran gigi fakultas kedokteran universitas syiah kuala. jumlah subjek (n=60) dibagi ke dalam 4 tingkat stres yaitu tidak stres (skor 0-9), stres rendah (skor 10-18), stres sedang (skor 19-27), dan stres tinggi (skor 28-36), dengan ph saliva yang di ukur menggunakan ph meter. analisis statistik dengan menggunakan uji chi-square dengan kemaknaan p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA STRES AKADEMIK DENGAN PH SALIVA PADA MAHASISWA KOASS PROGRAM STUDI KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN LAJU ALIRAN SALIVA DENGAN INDEKS KARIES GIGI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2011-2013 (EKASUSANTI, 2014)
Abstract
Baca Juga : PERBANDINGAN TINGKAT STRES ANTARA MAHASISWA SEMESTER III ANGKATAN 2017 DAN SEMESTER VII ANGKATAN 2015 DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (RAUDHATUL JANNAH, 2019)