Diare berulang adalah diare yang muncul berulang lebih dari 14 hari, hal ini menggambarkan keadaan yang ditimbulkan karena adanya efek dari penurunan kadar antibodi, masih belum matangnya kekebalan aktif bayi dan pengenalan makanan yang kemungkinan terpapar dengan bakteri dan kuman. untuk mengurangi diare berulang pada anak maka diperlukan upaya pencegahan. tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan upaya pencegahan dengan diare berulang pada anak usia 6-24 bulan. penelitian ini menggunakan metode deskriptif koleratif dengan desain cross sectional study, pada 47 orang sampel. analisa data menggunakan uji chi-square, menggunakan soft ware computer sistem spss. hasil analisa data didapatkan bahwa ada hubungan antara pencegahan (p-value: 0.001), pemberian asi (p-value: 0.014), pemberian makanan sapihan (p-value: 0.009), penggunaan air bersih (p-value: 0.00 i), mencuci tangan (p-value: 0,007), penggunaan jamban (p-value: 0,000), membuang tinja (p-value: 0,007), imunisasi campak (p-value: 0,023) dengan diare berulang. kesimpulan penelitian adalah ada hubungan upaya pencegahan dengan diare berulang pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja puskesmas ulee kareng banda aceh. diharap kepada petugas kesehatan di puskesmas ulee kareng banda aceh, agar dapat meningkatkan penyuluhan tentang upaya pencegahan dengan diare berulang untuk meningkatkan pengetahuan ibu terhadap pencegahan diare pada anak.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN UPAYA PENCEGAHAN DENGAN DIARE BERULANG PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEH TAHUN 2012. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : PENCEGAHAN DEARE PADA KELUARGA DENGAN ANAK BALITA BERDASARKAN PENDEKATAN THEORY PLANNED BEHAVIOR DI KOTA BANDA ACEH (Rospita, 2017)
Abstract
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UPAYA PENCEGAHAN DIARE DI PUSKESMAS DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2012 (Area Sebastian Arifsyah Nasution, 2022)