Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rifaa Nazhirah, PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS AL-QURAN. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Fisika,2023

Rifaa nazhirah (2023). pengembangan perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al-quran aceh istimewa dalam pendidikan dan agama sehingga penyelenggaran pendidikan di aceh mengacu pada qanun aceh nomor 9 tahun 2015 perubahan atas qanun aceh nomor 11 tahun 2014 tentang pendidikan berbasis islami. artinya, pendidikan di aceh dituntut dalam pengajaran berintegrasi al-quran dan hadits. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis al-quran yang valid, praktis dan efektif. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (r & d). model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model plomp, meliputi: preliminary research (investigasi awal), prototyping phase (perancangan/pembuatan prototipe), dan assesment phase (penilaian). sampel dalam penelitian ini adalah 2 guru fisika dan 30 siswa kelas x di sma plus al-athiyah. berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa 1) perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al- quran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid didasarkan dari persentase rata-rata yang diperoleh perangkat pembelajaran tersebut sebesar 79,5 % kategori valid sehingga layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al-quran dalam proses belajar mengajar; 2) perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al-quran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis dengan persentase angket respon guru terhadap penggunaan perangkat pembelajaran tersebut sebesar 95,5% kategori sangat baik. keterlaksanaan pembelajaran di kelas mengikuti langkah-langkah sesuai dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. modul yang dikembangkan memudahkan siswa dalam belajar mandiri; 3) persentase angket respon siswa terhadap pembelajaran fisika berbasis al-quran sebanyak 36,6 % yang menyatakan sangat baik, yang menyatakan baik sebanyak 56,6 % dan yang menyatakan cukup baik sebanyak 6,6 % dan persentase rata-rata sebesar 77 % kategori baik. siswa sangat menikmati dan antusias saat pembelajaran berlangsung serta hasil diskusi siswa dengan kelompok juga sangat baik. dengan demikian, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al-quran telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. kata kunci: pengembangan, kebijakan qanun aceh, perangkat pembelajaran fisika sma berbasis al-quran



Abstract

Rifaa Nazhirah (2023). Development of Al-Quran-Based High School Physics Learning Devices Aceh is special in education and religion so that the implementation of education in Aceh refers to Aceh Qanun Number 9 of 2015 Amendment to Aceh Qanun Number 11 of 2014 concerning Islamic-based education. That is, education in Aceh is demanded in teaching the integration of Al-Quran and Hadith. This study aims to develop Al-Quran-based physics learning tools that are valid, practical and effective. The method used in this research is Research and Development (R & D). The development model used in this research is the Plomp model, including: preliminary research, prototyping phase (design/prototyping), and assessment phase. The samples in this study were 2 physics teachers and 30 class X students at SMA Plus Al-Athiyah. Based on the research results, It is known that 1) Al-Quran-based high school physics learning tools developed have fulfilled valid criteria based on the average percentage obtained by these learning devices of 79.5% valid category so that they are suitable for use as Al-Quran-based high school physics learning tools in the process learn how to teach; 2) Al-Quran-based high school physics learning tools that have been developed have met practical criteria with the percentage of teacher response questionnaires to the use of these learning devices of 95.5% in the very good category. The implementation of learning in the classroom follows the steps according to the learning tools developed. The modules developed make it easier for students to study independently; 3) The percentage of student response questionnaires to Al-Quran-based physics learning was 36, 6% said it was very good, 56.6% said it was good and 6.6% said it was good enough and the average percentage was 77% in the good category. Students really enjoy and are enthusiastic when learning takes place and the results of student discussions with groups are also very good. Thus, it was concluded that Al-Quran-based high school physics learning tools met the valid, practical, and effective criteria. Keywords: Development, Aceh Qanun Policy, Al-Quran-Based High School Physics Learning Toolkit



    SERVICES DESK