Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RUSMAINI, EKSISTENSI DAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM TARI SAMAN PADA BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas KIP PPKN,2023

Rusmaini (2022). eksistensi dan nilai nilai karakter dalam tari saman pada budaya masyarakat gayo lues. keberadaan tari saman pada masyarakat gayo lues merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya dan kebudayaan masyarakat aceh. permasalahan yang mungkin dihadapi dalam keberadaan tari saman ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap eksistensi dan nilai-nilai karakter yang terkan dung dalam tari saman ini. tujuan dilakukan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui eksistensi tari saman dalam budaya bermasyarakat di gayolues (2) untuk mengetahui nilai-nilai karakter yangterdapat dalam tari saman pada budaya masyarakat gayolues. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. subjek penelitian ini adalah sebanyak 6 informan yang masing-masing terdiri dari 1 kepala dinas pariwisata kabupaten gayolues, 1 kepala maa (majelis adat aceh),1 kepala desa, 1 pakar sejarah gayo lues,1 tokoh adat gayo lues dan1 masyarakat gampong. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara. hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) eksistensi tari saman sudah dimulai sejak agama islam mulai masuk ke dataran tinggi gayo. saman berasal dari nama seorang ulama yang mengembangkan agama islam di daerah gayo yang bernama syeh saman. eksistensi tari saman sudah sejak dari lama dan mulai menyebar. tari saman sering ditampilkan pada acara-acara besar di aceh, seperti pesta pernikahan, pesta keagamaan, dan pesta lainnya(2) terdapat beberapanilai-nilai karakter dalam tarian saman yaitu: religiusitas, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong-royong. nilai religius dalam tarian saman nilai agama berhubungan dengan ajaran agama islamdan pesankepada masyarakat gayo lues akan perintah allah swt.nilai nasional terkait perayaan tari saman sebagai budaya nasional indonesia oleh masyarakat gayo lues. nilai mandiri berhubungan kedisplinan dan ketekunan masyarakat gayo lues yang diajarkan pada saat menampilkan tari saman. nilai gotong-royong dalam tarian saman ini juga dikatakan nilai sosial yang membangun jiwa sosial masyarakat gayo lues untuk saling membantu sesama. kata kunci: eksistensi, nilai karakter, tari saman, dan budaya masyarakat gayo lues



Abstract

The existence of the saman dance in the Gayo Lues community is an integral part of the culture and culture of the people of Aceh. The aims of this research were (1) to find out the existence of the saman dance in the social culture of Gayo Lues (2) to find out the character values contained in the saman dance in the culture of the Gayo Lues people. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study were 6 informants, each consisting of 1 Head of the Gayo Lues District tourism office, 1 Head of MAA (Aceh Traditional Council), 1 Village Head, 1 Gayo Lues history expert, 1 Gayo Lues traditional leader and 1 gampong community. Data collection is done by using interviews. The results of the study show that: (1) The existence of the saman dance has started since Islam began to enter the Gayo highlands. Saman comes from the name of a scholar who developed Islam in the Gayo area named Syeh Saman. The existence of saman dance has been around for a long time and started to spread. Saman dance is often performed at major events in Aceh, such as weddings, religious parties, and other parties (2) there are several character values in the saman dance, namely: Religiosity, Nationalism, Integrity, Independence, and Mutual Cooperation. Religious values in the Saman Dance religious values are related to Islamic religious teachings and messages to the Gayo Lues people about Allah's commands. National values related to the celebration of the saman dance as Indonesian national culture by the Gayo Lues people. The Mandiri value relates to the discipline and perseverance of the Gayo Lues community which is taught when performing the saman dance. The value of gotong-royong in the Saman Dance is also said to be a social value that builds the social spirit of the Gayo Lues people to help each other. Keywords: Existence, Character Values, Saman Dance, and Community Culture Gayo Lues



    SERVICES DESK