Infark miokard akut merupakan penyakit dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi di dunia. lnsidensi infark miokard akut ini menunjukkan variasi yang teratur pada waktu-waktu tertentu dalam sehari. diketahui bahwa ada pengaruh dari irama sirkadian tubuh terhadap agen-agen kardiovaskular. adanya variasi pada luas daerah infark miokard berdasarkan waktu serangan infark pada satu hari juga telah ditemukan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi derajat keparahan infark miokard akut ditinjau dari waktu serangan dalarn sehari. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. sebanyak 23 orang pasien dengan st-elevation myocardial infarction (stem i) dan non-s'i-elevation myocardial infarction (nstemi) sclama periode november 2012 - desember 2012 telah dipitih dengan mctode total sampling. derajai keparahan infark miokard dinilai menggunakan skor stratifikasi risiko global registry of acute coronary events (grace). hasil penelitian menunjukkan bahwa infark miokard akut paling sering dijumpai pada kelompok pukul 00.00 - 05.59 dan kejompok 18.00 - 23.59 yaitu sebesar 34,78% dengan risiko mortalitas tinggi paling scring dijumpai pada kclompok 18.00 - 23.59. disimpulkan bahwa insidensi dan derajat keparahan infark miokard akut lebih tinggi pada majam bari. kata kunci : infark miokard akut, derajat keparaban, irama sirkadian
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DERAJAT KEPARAHAN INFARK MIOKARD AKUT BERDASARKAN WAKTU SERANGAN PADA PENDERITA INFARK MIOKARD AKUT DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDLN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN PENINGKATAN KADAR GLUKOSA PLASMA DAN TROPONIN-I PENDERITA INFARK MIOKARD AKUT DI RUANG ICCU RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Nindy Aprilla Putri, 2016)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA INTERVENSI KORONER PERKUTAN PRIMER PADA PENDERITA STEMI ANTERIOR DENGAN KEJADIAN KOMPLIKASI GAGAL JANTUNG AKUT DI RSUZA BANDA ACEH (SILVI ASIH MAISHANDY, 2025)