Penuaan adalah proses dimana jaringan mulai hilang kemampuannya secara perlahan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan fungsinya. proses penuaan lansia dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu perbaikan gizi. banyaknya jumlah gigi yang hilang yang biasa terjadi pada lansia mengakibatkan berkurangnya kemampuan mengunyah dan mempengaruhi status gizi seseorang. hilangnya gigi dapat diganti dengan memakai gigi tiruan yang dapat membantu pasien dalam mengembalikan efisiensi kemampuan mengunyah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan dengan status gizi lansia di rumah sakit gigi dan mulut universitas syiah kuala banda aceh. studi ini menggunakan metode analitik dengan teknik purposive sampling dengan subjek berjumlah 33 orang. teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyeleksi subjek terlebih dahulu sesuai dengan faktor inklusi yang menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan. selanjutnya peneliti meminta subjek untuk mengisi lembar informed consent secara offline. kemudian subjek ditanyakan beberapa pertanyaan, diukur tinggi badan dan berat badan, dicatat pada lembaran pemeriksaan, dan dimasukkan dalam rumus bmi (body mass index). lalu data akan dianalisis dengan uji chi-square untuk meninjau hubungan penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan terhadap status gizi lansia. hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan (bermakna) antara penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan dengan status gizi lansia di rumah sakit gigi dan mulut universitas syiah kuala banda aceh. kata kunci: lansia, kehilangan gigi, gigi tiruan sebagian lepasan, status gizi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGGUNAAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN TERHADAP STATUS GIZI LANSIA (SUBJEK DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi,2023
Baca Juga : PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT YANG MEMAKAI GIGI TIRUAN LEPASAN DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH. (Febri Yollita, 2014)
Abstract
Aging is a process in which tissue begins to slowly lose its ability to repair itself and maintain its function. The aging process of the elderly is influenced by several factors, one of which is nutritional improvement. The large number of missing teeth that usually occurs in the elderly results in reduced chewing ability and affects a person's nutritional status. Lost teeth can be replaced by wearing dentures which can help patients restore the efficiency of their chewing abilities. This study aims to determine the relationship between the use of removable partial dentures and the nutritional status of the elderly at the Dental and Oral Hospital of Syiah Kuala University, Banda Aceh. This study uses analytical methods with purposive sampling technique with subjects totaling 33 people. The data collection technique was carried out by first selecting subjects according to the inclusion factors using removable partial dentures. Next, researcher asked the subject to fill out a sheet informed consent regularly offline. Then the subject was asked several questions, measured height and weight, recorded it on the examination sheet and entered in the BMI (Body Mass Index). Then the data will be analyzed by Test Chi-Square to review the relationship between the use of removable partial dentures and the nutritional status of the elderly. The results showed that there is no significant relationship between the use of removable partial dentures and the nutritional status of the elderly at the Dental and Oral Hospital of Syiah Kuala University, Banda Aceh. Keywords: elderly, tooth loss, removable partial denture, nutritional status