Banyak negara diberbagai belahan dunia telah berkomitmen secara serius dalam menggapai target mdgs (millenium development goals) sampai batas waktu tahun 2015, terrnasuk: indonesia. ada beberapa target mdgs berkaitan dengan pembangunan keluarga berencana dan kependudukan, salah satunya adalah peningkatan tingkat prevalensi kontrasepsi. tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui tingkat prevalensi kontrasepsi dan gambaran kontrasepsi pilihan di provinsi aceh. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data sekunder yakni data pus (pasangan usia subur) di tiap kabupaten / kota di provinsi aceh dan data penggunaan jenis kontrasepsi di tiap kabupaten / kota di provinsi aceh dari januari 2011 sampai dengan desember 2011. penelitian ini dilaksanakan provinsi aceh. sumber data dari bkkbn provinsi aceh. waktu penelitian mulai 26 maret 2011 - 13 februari 2012. hasil penelitian : tingkat prevalensi kontrasepsi di provinsi aceh mencapai 77,21 % yaitu 591.404 dari total 766.002 pasangan usia subur (pus) yang ikut serta menjadi akseptor kb sedangkan kontrasepsi pilihan akseptor kb di provinsi aceh adalah metode kontrasepsi jenis suntik 259.439 (43,87%), metode kontrasepsi jenis pil 249.279 (42,15%), metode kontrasepsi jenis kondom 50.951 (8,62%), metode kontrasepsi jenis akdr/iud 13.468 (2,28%), metode kontrasepsi jenis implant 12.547 (2,12%), metode sterilisasi wanita 5.508 (0,93%), dan metode kontrasepsi sterilisasi pria 213 (0,04%). kata kunci: tingkat prevalensi kontrasepsi, tren penggunaan kontrasepsi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KONTRASEPSI PILIHAN AKSEPTOR KB DI PROVINSI ACEH TAHUN 2011. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN UTERUS ABNORMAL DI KECAMATAN SYIAH KUALA (Muhammad Ridwan Hafidz, 2025)