Ringkasan setiap perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan produksi pasti memerlukan bahan baku. dengan tersedianya persediaan bahan baku maka diharapkan perusahaan dapat melakukan proses produksi sesusai kebutuhan atau permintaan konsumen sesuai keinginan. namun, jika persediaan terlalu sedikit mengakibatkan resiko terjadinya kekurangan persediaan (stockout) karena seringkali bahan/barang tidak dapat dipenuhi sesuai yang dibutuhkan, yang menyebabkan terhentinya proses produksi, tertundanya penjualan bahkan kehilangan pelanggan. sweet banana coffee adalah suatu produk olahan berbahan baku pisang, kopi yang dan bahan campuran lainnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah bahan baku dan biaya yang dibutuhkan selama masa tenggang produksi. metode pengambilan data yang digunakan dalam laporan tugas akhir ini adalah metode eksperimental. dan metode analisis yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. pengumpulan data primer diperoleh dengan melakukan kegiatan produksi dan proses nya langsung, dan data sekunder diperoleh dari membaca berbagai jurnal. agar kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar. efektif dan efisien, maka salah satu faktor yang berpengaruh dan yang perlu diperhatikan adalah pengadaan bahan baku yang meliputi semua bahan yang diperlukan. persediaan bahan baku yang cukup akan memperlancar kegiatan produksi dan mencegah terjadinya kekurangan bahan baku. sebelum menghitung persediaan bahan baku dan biaya untuk persediaan bahan baku, maka perusahaan harus menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan di setiap kegaiatan produksi. karena itu sangat berpengaruh terhadap kelancaran produksi dan persediaan bahan baku. dari hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan memperhitungkan masa tenggang, maka dapat diperoleh kesimpulan biaya yang dibutuhkan untuk persediaan bahan baku sebesar rp. 70.417.-
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
ANALISIS KETERSEDIAN BAHAN BAKU PADA SWEET BANANA COFFEE DALAM PROSES PRODUKSI DI BANDA ACEH. Banda Aceh PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS PROGRAM DIPLOMA III PERTANIAN,2023
Baca Juga : ANALISIS KETERSEDIAN BAHAN BAKU PADA SWEET BANANA COFFEE DALAM PROSES PRODUKSI DI BANDA ACEH (Dara Faradiba, 2023)
Abstract
SUMMARY Every company that organizes production activities will require a supply of raw materials. With the availability of raw material inventory, it is ecpeted that the company can carry out the production prosess according to the needs or demans of consumers as desired. Jowever, if there is too little inventory (stockout) because often materials/goods cannot be fulfilled as needed, which causes the production prosess to stop, slaes delays and even loss of customers. Sweet banana coffee is a processed product made from bananas, coffee and other mixed ingredients. This study aims to determine the amount of raw materials and cost required during the production grace period. The data collection method used in this final project report is an experimental method. The method of analysis used in the form of primary data and secondary data. Primary data collection is obtainedby carrying out direct production and prosess activities, and secondary data obtained from reading various journals. So that production activities can run smoothly. Effecitive and efficient, then one of the influential factors and that needs to be considered is the procurement of raw materials which includes all the materials needed. Sufficient supply of raw materials will facilitate production activities and prevent shortages pf raw materials. Before calculating raw material inventory and costs for raw material inventory, the company must calculate how long it takes for each production activitv. Because it is very influential on the smooth production and inventory of raw materials. From the results of calculations that have been carried out by taking into account the grace period, it can be concluded that the cost required for raw material inventory is Rp. 70.417.-
Baca Juga : MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PROSES PRODUKSI COOKIES COFFEE “COCO” DI BANDA ACEH (Bunga Namira, 2022)