Ringkasan pengendalian risiko merupakan suatu usaha untuk mengetahui, menganalisis serta mengendalikan risiko dalam setiap kegiatan usaha dengan tujuan untuk memperoleh efektivitas dan efisiensi yang lebih tinggi. dari pengertian tersebut dapat kita lihat bahwa sangat di perlukan sekali kegiatan pengendalian risiko ini, apabila tidak dilakukan maka akan berdampak buruk pada usaha tesebut dikarenakan banyaknya risiko dan juga sudah tidak terkendali lagi. tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja risiko yang ada pada usaha blue mint syrup di banda aceh dan cara untuk mengendalikan risiko yang ada pada usaha blue mint syrup ini. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode hazard identification, risk assesment and risk control (hirarc). penilaian risiko ini dapat juga dilakukan setelah proses menganalisis dan mengevaluasi risiko selesai dilakukan. analisis risiko dilakukan agar mendapat perbandingan antara risiko kecil dan juga risiko besar yang berkemungkinan terjadi. hasil penelitian yang di dapat adalah terdapat beberapa risiko di usaha blue mint syrup ini dan juga pengendaliannya, seperti usaha yang lambat berkembang akibat kekurangan modal dapat di kendalikan dengan cara meminjam dana ke lembaga keuangan untuk modal awal dalam menjalankan usaha ini. kemudian nantinya modal yang sudah dipinjam akan dikembalikan. kekurangan tenaga kerja yang disebabkan oleh kekurangan modal dapat di kendalikan dengan menambah tenaga kerja yang terdiri dari rekan terdekat agar pekerjaan dapat di selesaikan dengan mudah dan waktu kerja bisa lebih singkat. cara mempromosikan produk masih belum maksimal dapat di kendalikan dengan cara memperluas jangkauan promosi seperti di sosial media, disaat mempromosikan produk melalui sosial media bukan hanya mempromosikan lewat instagram saja, tetapi di promosikan juga lewat whatsapp ataupun facebook .
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGENDALIAN RISIKO PADA USAHA BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian (D3),2023
Baca Juga : PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK BLUE MINT SYRUP DI KOTA BANDA ACEH (Khalbiyatul Shifa, 2023)
Abstract
SUMMARY Risk control is an effort to find out, analyze and control risks in every business activity with the aim of obtaining higher effectiveness and efficiency. From this understanding, we can see that it is very necessary to carry out this risk control activity, if it is not carried out, it will have a bad impact on the business because of the many risks and also no longer under control. The purpose of this study is to find out what are the risks that exist in the Blue Mint Syrup business in Banda Aceh and how to control the risks that exist in the Blue Mint Syrup business. The method used in this study is the Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method. This risk assessment can also be carried out after the process of analyzing and evaluating risks is completed. Risk analysis is carried out in order to get a comparison between small risks and also large risks that are likely to occur. The result of the research that can be obtained is that there are several risks in this Blue Mint Syrup business and also its control, such as a business that is slow to develop due to lack of capital can be controlled by borrowing funds from financial institutions for initial capital in running this business. Then later the borrowed capital will be returned. The shortage of manpower caused by a shortage of capital can be controlled by increasing the workforce consisting of closest colleagues so that work can be completed easily and work time can be shorter. How to promote products is still not optimally controllable by expanding the reach of promotions such as on social media, when promoting products through social media not only promoting through Instagram, but also promoting via WhatsApp or Facebook.
Baca Juga : PENGENDALIAN RISIKO USAHA SWEET BANANA COFFEE DI BANDA ACEH (Halimaton Sakdiah, 2023)