Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rahmadi, ANALISIS RESPON MASYARAKAT BANDA ACEH TERHADAP WANITA DUDUK DI WARUNG KOPI PADA MALAM HARI. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,2022

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons masyarakat banda aceh terhadap wanita duduk di warung kopi pada malam hari di atas jam 23.00 wib. penelitian ini menggunakan teori labelling george herbert mead dalam bukunya mind, self, and society (1934). pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. informan dalam penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling yaitu informan ahli yang mewakili kelompok masyarakat banda aceh berjumlah 6 orang. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil dari penelitian ini terbagi kedalam tiga indikator respons, pertama, respons kognitif masyarakat sudah mengetahui informasi pemberlakuan jam malam untuk wanita. kedua, respons afektif yang terbagi menjadi pihak yang setuju dan tidak setuju terhadap pemberlakuan jam malam. jam malam disetujui karena kebijakan ini dapat melindungi wanita dari kejahatan yang terjadi pada malam hari. sedangkan pihak yang tidak setuju merasa kesal dengan kebijakan yang dapat mempersempit lapangan pekerjaan untuk perempuan pada malam hari. ketiga, respon behavioral masyarakat menyatakan bahwa khusus anggota keluarga mereka akan menelpon untuk segera pulang kerumah sebelum jam malam diberlakukan, selain dari anggota keluarga masyarakat tidak bisa menegur dan melakukan tindakan apapun jika melihat wanita duduk di warung kopi di atas jam 23.00 wib karena tidak memiliki hak untuk mengingatkan.



Abstract

This study aims to determine the response of people in Banda Aceh to women sitting in coffee shops at night above 23.00 PM. This research uses George Herbert Mead's Labeling Theory in his book Mind, Self, and Society (1934). The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive analysis method. Informants in this study were determined by purposive sampling, namely expert informants representing Banda Aceh community groups totalling 6 people. Data collection techniques in this study were in the form of interviews documentation and observations. The analytical techniques used are data reduction, data presentation, and concluding. The results of this study are divided into three response indicators, first, the cognitive response of the public already knowing the information on the implementation of curfews for women. Second, an Affective response is divided into parties who agree and disagree with the imposition of a curfew. The curfew was approved because the policy could protect women from crimes that occur at night. Meanwhile, those who disagree are upset about policies that can narrow employment opportunities for women at night. Third, the community's behavioral response stated that their family members would call to return home immediately before the curfew was imposed. apart of family member cannot reprimand and take any action if they see a woman sitting in a coffee shop above 23.00 WIB because they do not have the right to reprimand

Baca Juga : MUSEUM KOPI DI BANDA ACEH TEMA: NEO VERNAKULAR (Hafsah Sundaria Saidi, 2017)



    SERVICES DESK