Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
DISKA AFIDELLA, KONSEP DIRI PADA WANITA BERSTATUS JANDA CERAI. Banda Aceh Fakultas Ilmu Soial dan Politik,2022

Menurut uu no.1 tahun 1974 perkawinan merupakan ikatan lahir batin antar pria dan wanita sebagai suami istri yang bertujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang maha esa. namun tidak sedikit kasus perceraian yang terjadi di indonesia khususnya di provinsi aceh, dari tahun 2015-2018 kasus perceraian di provinsi aceh terus bertambah setiap tahunnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri yang dimiliki wanita yang berstatus janda di kota banda aceh. penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi non partisipan terhadap janda cerai di kota banda aceh. penelitian ini memfokusan pada pembentukan konsep diri pada wanita setelah bercerai. penelitian ini menggunakan teori atribusi, dimana teori ini menjelaskan bagaimana seseorang menerangkan pemicu sikap orang lain ataupun dirinya sendiri yang hendak ditetapkan berdasarkan internal atau eksternal. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan konsep diri pada wanita yang melakukan perceraian dipengaruhi oleh faktor ekstenal karena mengacu pada area sekitar dan dapat memengaruhi perubahan sikap, nilai-nilai sosial, hingga pemikiran masyarakat sehingga dapat memengaruhi wanita yang bercerai dalam menilai dirinya berdasarkan norma yang ada pada lingkungannya selain itu faktor internal juga turut memengaruhi pembentukan konsep diri karena aspek sikap dalam diri individual seperti karakter, anggapan diri, katerampilan dan motivasi semakin memperjelas konsep diri wanita yang bercerai kearah positif atau negatif. hasil penelitian menunjukkan konsep diri yang dimiliki oleh wanita berstatus janda cerai adalah positif, pada hasil penelitian menunjukkan lingkungan, keluarga dan pertemanan sangat memengaruhi pembentukan konsep diri positif tersebut.



Abstract

Based on Law No. 1 of 1974, marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman as husband and wife whose aim is to form a happy and eternal family or household based on the belief in One Almighty God. However, not a few cases of divorce have occurred in Indonesia, especially in Aceh Province, from 2015-2018 divorce cases in Aceh Province have continued to increase every year. This study aims to determine the self-concept of women who are widows in Banda Aceh City. Research using descriptive qualitative method. The data collection technique used in this study was in-depth interviews and non-participant observation of divorced widows in Banda Aceh City. This study focuses on the formation of self-concept in women after divorce. This study uses the Attribution theory, where this theory explains how someone explains the triggers for the attitudes of others or himself that are to be determined based on internal or external. The results of this study indicate that the formation of self-concept in women who divorce is influenced by external factors because they refer to the surrounding area and can influence changes in attitudes, social values, and societal thinking so that they can influence divorced women in assessing themselves based on the norms that exist in In addition to the environment, internal factors also influence the formation of self-concept because aspects of attitudes in individuals such as character, self-concept, skills and motivation further clarify the self-concept of divorced women in a positive or negative direction. The results of the study show that the self-concept of divorced women is positive. The results of the study show that the environment, family and friendships greatly influence the formation of this positive self-concept

Baca Juga : PROSES MEMAAFKAN PADA JANDA KORBAN KONFLIK ACEH (Dina Amalia, 2020)



    SERVICES DESK