Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Misbahuddin, PERTUKARAN SOSIAL DAN STRATEGI BERTAHAN PELAKU USAHA KULINER DI KOTA BANDA ACEH SELAMA PANDEMI COVID -19. Banda Aceh Fakultas Imu Sosial dan Politik,2022

Abstrak pandemi covid-19 berdampak besar terhadap keberlangsungan hidup pelaku usaha kuliner dalam mengembangkan dan mempertahankan usahanya. penelitian ini menjelaskan pertukaran sosial dan strategi bertahan pelaku usaha kuliner di kota banda aceh selama pandemi covid-19 dengan melihat aktivitas ekonomi yang terjadi. menganalisis fenomena tersebut penelitian ini menggunakan teori pertukaran sosial dari gerge c. homans. metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. hasil penelitian ini memberikan penjelasan pertukaran sosial dan strategi bertahan pelaku usaha kuliner di kota banda aceh selama pandemi covid-19 dengan mengkaji masalah bedasarkan cost dan reward. berbagai strategi yang telah dilakukan oleh pelaku usaha kuliner di banda aceh untuk menarik pengunjung atau costumer dimasa pandemi covid-19 baik itu strategi internal maupun eksternal. pada aktivitas ekonomi ini secara langsung terjadinya pertukaran sosial antara pelaku usaha kuliner dengan pengunjung, dimana terjadinya hubungan timbal balik antara kedua belah pihak yang sama sama mendapatkan keuntungan (reward) dari proses transaksi yang berlangsung. pada transaksi ini pelaku usaha kuliner mendapatkan keuntungan (reward) dari strategi (cost) yang telah dilakukan untuk mempertahankan usahanya selama pandemi covid-19 berupa bertambahnya pengunjung yang datang dan meningkatnya pendapatan sehari hari. begitupun sebaliknya konsumen juga merasa puas mendapatkan keuntungan (reward) dari transaksi tersebut sehingga transaksi dilakukan secara terus menerus. kata kunci: pelaku usaha kuliner, strategi, pertukaran sosial



Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has had a major impact on the survival of culinary business actors in developing and maintaining their businesses. This study describes social exchange and survival strategies for culinary entrepreneurs in Banda Aceh City during the Covid-19 pandemic by looking at the economic activities that occur. To analyze this phenomenon, this study uses social exchange theory from Gerge C. Homans. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques were carried out by in- depth interviews, observation and documentation. The results of this study provide an explanation of how social exchange and survival strategies for culinary entrepreneurs in Banda Aceh City during the Covid-19 pandemic by examining problems based on cost and reward. Various strategies have been carried out by culinary businesses in Banda Aceh to attract visitors or customers during the Covid-19 pandemic, both internal and external strategies. In this economic activity, social transactions directly occur between culinary business actors and visitors, where there is a reciprocal relationship between the two parties who both benefit (reward) from the ongoing transaction process. In this transaction, culinary business actors benefit (reward) from the strategy (cost) that has been carried out to maintain their business during the Covid-19 pandemic in the form of increasing visitor arrivals and increasing daily income. Vice versa, consumers are also satisfied to get benefits (rewards) from these transactions so that transactions are carried out continuously. Keywords: Culinary Business Actor, Strategy, Social Exchange



    SERVICES DESK