Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Athirah Nabila, KARAKTERISTIK PASIEN ILEUS OBSTRUKSI PASCA LAPAROTOMI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2021. Banda Aceh Fakultas Kedokteran (S1),

Ileus obstruksi merupakan penyakit saluran pencernaan yang memiliki prevalensi tinggi di setiap kelompok usia dengan etiologi yang beragam yang menjadikannya kasus kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan segera. namun seringkali pasien datang ke rumah sakit setelah mengalami perburukan pada gejala yang dialami. penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran karakteristik pasien ileus obstruksi yang telah menjalani tindakan operatif laparotomi. penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan data dari rekam medik dalam rentang waktu 1 januari – 31 desember 2021. data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. penelitian ini menyimpulkan bahwa dari 45 data rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi penderita ileus obstruksi yang telah menjalani laparotomi terbanyak adalah kelompok usia 20 – 60 tahun (48,9%), jenis kelamin laki-laki (46,7%), penyebab/etiologi tersering tumor gi (26,7%), klasifikasi letak rendah (53,3%), tidak memiliki penyakit penyerta (48,9%) , tidak memiliki riwayat pengobatan (71,1%), lama rawatan 8-14 hari (42,2%), dan outcome pasien dalam keadaan hidup (73,3%). penelitian ini merekomendasikan kepada rsud dr. zainoel abidin untuk meningkatkan pelayanan untuk pasien ileus obstruksi untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas.



Abstract

Ileus obstruction is a disease of the digestive tract that has a high prevalence in every age group with various etiologies which makes it an emergency case that requires immediate action. However, patients often come to the hospital after experiencing a worsening of their symptoms. This study aims to look at the characteristics of obstructive ileus patients who have undergone an operative laparotomy. This retrospective descriptive study used data from medical records in the period from 1 January to 31 December 2021. Data were analyzed descriptively using a frequency distribution table. This study concluded that of the 45 medical record data of patients who met the inclusion criteria for obstructive ileus sufferers who had undergone a laparotomy, the most were the age group of 20-60 years (48.9%), male sex (46.7%), cause/ the most common etiology of GI tumors (26.7%), low lying classification (53.3%), no co-morbidities (48.9%) , no history of treatment (71.1%), length of stay 8-14 days ( 42.2%), and patient outcomes were alive (73.3%). This study recommends dr. Zainoel Abidin to improve services for obstructive ileus patients to reduce morbidity and mortality.



    SERVICES DESK