Stroke merupakan suatu defisit neurologis yang dapat berkembang secara cepat akibat gangguan fungsi otak baik fokal ataupun global. masalah yang sering di temukan pada pasien pasca stroke diantaranya insomnia yang dapat menjadi penyebab terganggunya fungsi kognitif. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat insomnia dengan fungsi kognitif pasien stroke iskemik. penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. sampel penelitian ini adalah pasien yang dirawat jalan di poliklinik saraf rsud dr. zainoel abidin banda aceh sebanyak 44 orang. pengambilan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuisioner insomnia severity index versi indonesia dan montreal cognitive assesment versi indonesia (moca-ina). pada penelitian ini didapatkan responden yang berjenis kelamin laki-laki lebih banyak yaitu 26 orang (61,4%) dibandingkan responden perempuan yaitu 18 orang (38,6%). penderita stroke iskemik pada penelitian ini dominan berada di rentang usia 56-65 tahun, dengan jumlah 23 orang (52,3%). responden yang mengalami insomnia sebanyak 27 orang (61,4%) dan paling banyak pada kategori insomnia sedang yaitu 16 orang (36,4%) sedangkan 11 orang lainnya (25,0%) berada pada kategori ringan. responden dengan gangguan kognitif sebanyak 30 orang (68,2%), kebanyakan responden mengalami kesulitan yang besar dalam aspek “abstraksi”. berdasarkan uji statistik chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara insomnia dengan fungsi kognitif (p = 0,001). selain itu juga ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara derajat insomnia dengan fungsi kognitif (p = 0,001). kata kunci : stroke, stroke iskemik, insomnia, fungsi kognitif
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN DERAJAT INSOMNIA DENGAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN STROKE ISKEMIK. Banda Aceh Fakultas Kedokteran (S1),2022
Baca Juga : HUBUNGAN DERAJAT STROKE TERHADAP STATUS KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI POLIKLINIK SARAF RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Mafruzah Nanda Putri, 2017)
Abstract
A stroke is a neurological deficit that can develop rapidly due to focal or global disturbances in brain function. Problems often found in post-stroke patients include insomnia, which can cause impaired cognitive function. This study aims to determine the relationship between the degree of insomnia and the cognitive function of ischemic stroke patients. This research is an observational analytic study with a cross-sectional design. This study's sample was patients treated as outpatients at the Neurology Polyclinic at RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, as many as 44 people. Data was collected through interviews using the Indonesian version of the Insomnia Severity Index questionnaire and the Indonesian version of the Montreal Cognitive Assessment (MoCA-Ina). In this study, there were more male respondents, 26 people (61.4%), compared to female respondents, 18 people (38.6%). This study's dominant ischemic stroke patients were in the age range of 56-65 years, with a total of 23 people (52.3%). Respondents who experienced insomnia were 27 people (61.4%), and most were in the category of moderate insomnia, 16 people (36.4%), while 11 other people (25.0%) were in the mild category. Of the respondents with cognitive disorders, 30 (68.2%) experienced great difficulties in the "Abstraction" aspect. Based on the Chi-Square statistical test, it was found that there was a significant relationship between insomnia and cognitive function (p = 0.001). In addition, it was also found that there was a significant relationship between the degree of insomnia and cognitive function (p = 0.001). Keywords: Stroke, ischemic stroke, insomnia, cognitive function
Baca Juga : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DI RSUDZA (FARAH KAMILA, 2020)